Entaskan Kemiskinan dan Pengangguran, Pemkab Gulirkan Padat Karya

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Pemkab Klungkung kembali menggulirkan  program padat karya guna menekan angka pengangguran serta mengurangi angka kemiskinan. Proyek padat karya kali ini berupa pembangunan badan jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 5 meter di Dusun Pemenang, Desa nyalian, Kecamatan Banjarangkan.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang di damping Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra membuka secara resmi  proyek padat karya sekaligus melakukan peletakan batu pertama, Jumat (09/02/2018). Pada kesempatan tersebut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan, proyek padat karya ini salah satu langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat terutama mereka (masyarakat) yang pengangguran dengan mempekerjakan yang bersangkutan dan dibayar dengan upah yang layak.  Menurutnya, proyek padat karya merupakan solusi terbaik  menerapkan konsep oleh, dari dan untuk masyarakat dengan tujuan pemberdayaan masyarakat. “Padat karya ini salah satu langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat dengan konsep oleh, dari dan untuk masyarakat,” Kata Bupati Suwirta.
Bupati Suwirta juga berharap kedepanya, untuk pembangunan fisik lainnya di desa agar dilaksanakan dengan pola padat karya sehingga pemberdayaan masyarakat maupun pengentasan kemiskinan bisa berkelanjutan. “kedepan pembangunan  fisik di desa baik infratuktur maupun pembuatan senderan dikerjakan dengan pola padat karya,” imbuh Bupati Suwirta.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja I Gede Kusumajaya menyatakan proyek padat karya ini tidak hanya akan memperlancar mobilitas masayarakat. Namum juga akan mempermudah masyarakat menuju ke pemukiman, Subak gombeng kelod, subak giri dan tempat Pesucian Ida Betara Dalem Suladri. “Ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat pengangguran, setengah menganggur dan masyarakat miskin dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal,”ungkapnya.
Tenaga kerja yang dikerahkan  dalam pengerjaan proyek infratuktur ini melibatkan ratusan masyarakat. Upah yang diberikan pun bervariasi. Untuk pengayah di upah 80 ribu per hari, sedangkan  tukang digaji  85 ribu per hari. “ini berlangsung selama 20 hari, panjang jalan 300 meter dengan lebar 5 meter,” bebernya.
Sementara itu, Perbekel Desa Nyalian IB Alit Negara menyampaikan terimakasi kepada pemkab klungkung yang sudah menggulirkan program padat karya di Desa nyalian. Pihaknya pun mengatakan program padat karya sangat diperlukan di desa nyalian dimana sebelumnya kondisi jalan menuju ke pemukiman dan tempat pesucian cukup curam. “Program padat karya ini sangat diperlukan masyarakat untuk memperlancar akses masyarakat baik  menuju pemukiman maupun ke tempat pesucian” katanya.


Related

Warta Semarapura 1603821430635462788

Post a Comment

item