Tim Saber Pungli Bali ke Tabanan dan Jembrana, Ada Apa ya?


Tim Saber Pungli Bali ke Tabanan dan Jembrana, Ada Apa ya?

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Pungutan liar (Pungli) menjadi permasalahan serius di masyarakat saat ini.
Untuk itu Tim Saber Pungli Provinsi Bali terus giat melakukan sosialisasi ke kabupaten/kota di Bali guna memastikan agar tindakan Pungutan Liar bisa ditekan.
Seperti halnya Senin (27/2/2017) pagi, Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Provinsi Bali yang dipimpin langsung Wakil Ketua 1 Pelaksana UPP Saber Pungli Provinsi Bali I Ketut Teneng beserta tim melaksanakan koordinasi dan inisiasi Saber Pungli di Kabupaten Tabanan serta Kabupaten Jembrana.
Di Kabupaten Tabanan, tim Saber Pungli melakukan koordinasi dan sosialisasi di ruang rapat kantor Inspektorat Kabupaten Tabanan.
Dalam pemaparannya, Wakil Ketua 1 Pelaksana UPP Saber Pungli Provinsi Bali I Ketut Teneng mengajak semua pihak untuk ikut serta berperan dalam penanggulangan Pungutan Liar yang belakangan ini sangat meresahkan masyarakat.
Ia meminta kepada UPP Saber Pungli yang ada di kabupaten/kota untuk lebih serius dalam menjalankan tugas.
"Kita saat ini melaksanakan koordinasi di Kabupaten Tabanan yang merupakan daerah ke-7 yang kita kunjungi untuk sosialisasi Saber Pungli. Saya mengajak semua UPP untuk bekerja maksimal dengan mengupayakan pencegahan. Usahakan pencegahannya yang maksimal baru operasi tangkap tangan kalau memang pencegahan tidak bisa," ujar nya.
Teneng meminta kepada UPP di kabupaten/kota untuk segera membentuk pos pengaduan masyarakat apabila belum ada.
Hal ini untuk memberikan ruang kemudahan kepada masyarakat agar bisa melaporkan jika terjadi Pungutan Liar.
"Setelah posko terbentuk, harus ada penjaga. Jangan sampai setelah dibentuk posko, tapi tidak ada petugasnya. Jangan sampai masyarakat bingung, mau melaporkan tapi tidak ada petugas yang berjaga. Buat hotline untuk memudahkan masyarakat dalam membuat pengaduan," ucap Teneng.
Teneng mengatakan, keberadaan UPP harus bisa menjadi penyemangat bagi masyarakat, agar terwujud ketenangan bagi masyarakat.
Menurut Teneng, jangan sampai keberadaan UPP justru membuat masyarakat tidak tenang dalam melaksanakan kegiatan.
"Oleh karena itu, bagi yang bertugas tolong diatur sedemikian rupa agar pokja (kelompok kerja) bergerak dengan baik. Untuk itu, upayakan pencegahan, jangan hanya OTT. Usahakan upaya maksimal untuk pencegahan," imbuhnya.
Lebih jauh, Teneng menerangkan jika gerakan Saber Pungli saat ini tengah menjadi perhatian serius pemerintah.
Menurutnya, beberapa titik rawan yang menjadi perhatian dalam memerangi punutan liar antara lain layanan kependudukan, perizinan dan pendidikan.
"Yang menarik, dari banyaknya laporan masuk ke UPP Provisi Bali, pengaduan masyarakat didominasi keluhan terkait pungutan di sekolah," katanya.
Untuk itu, Teneng kembali mewanti-wanti jajaran birokrasi agar jangan sampai terseret kasus pungli.
Selain merugikan negara dan masyarakat, tindakan tersebut juga akan merugikan diri sendiri karena pelakunya akan berurusan dengan pihak berwajib.
Usai melaksanakan koordinasi di Kabupaten Tabanan, Wakil Ketua 1 Pelaksana UPP Saber Pungli Provinsi Bali I Ketut Teneng didampingi Sekretaris 2 UPP Saber Pungli Provinsi Bali, perwakilan Kejati Bali dan perwakilan Ombudsman Provinsi Bali selanjutnya melaksanakan koordinasi dan sosialisasi di Kabupaten Jembrana yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir Soekarno, Jembrana.
Di Kabupaten Jembrana juga ditekankan untuk melakukan pencegahan secara maksimal dan diharapkan peran semua pihak dalam pengawasannya. 
(tribunnews)

Related

Seputar Bali 3349560048093036586

Post a Comment

item