Belanja Wisman di Bali Menurun


www.nusabali.com-belanja-wisman-di-bali-menurun

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana mengatakan, pertumbuhan ekonomi Bali menghadapi beberapa tantangan, salah satunya di bidang pariwisata. Satu di antaranya karena menurunnya kualitas wisatawan mancanegara (wisman) ditandai dengan penurunan tingkat pengeluaran wisman.

“Pariwisata Bali menghadapi tantangan yaitu menurunnya kualitas wisman terkonfirmasi dari penurunan tingkat pengeluaran wisman pada tahun 2016 sebesar 143,35 dollar/hari per orang dari 143,92 dollar/hari per orang pada tahun 2015,” ungkapnya saat Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Bali beberapa waktu lalu.

Selain faktor wisman, tantangan pariwisata lain juga datang karena belum adanya sinergi yang kuat antara pelaku usaha dengan pemangku kepentingan terkait dengan konsep pengembangan pariwisata di Bali yang bersifat integrasi dan holistik. “Selain itu, fokus pengembangan pariwisata yang berlokasi di Bali bagian selatan telah memberikan dampak pada masalah kemacetan dan sampah,” imbuhnya.

Perkembangan pariwisata juga menghadapi sejumlah tantangan oleh semakin meningkatnya transaksi online booking. Sementara data terbaru Badan Pusat Statistik menyebut,kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada bulan Februari 2017 mencapai 453.985 kunjungan. Pada bulan Februari 2017, jumlah wisman ke Bali naik sebesar 20,82 persen dibandingkan dengan bulan Februari 2016.

Namun, bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Januari 2017), jumlah wisman ke Bali mengalami penurunan sebesar 1,48 persen, dengan didominasi wisman dengan kebangsaan China, Australia, India,Jepang, dan Amerika Serikat dengan persentase masing-masing sebesar 32,58 persen, 19,84 persen, 3,83 persen, 3,76 persen, dan 3,18 persen.

Sementara untuk tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada hotel berbintang bulan Februari 2017 mencapai rata-rata 60,82 persen, naik 1,21 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya. Rata-rata lama menginap tamu pada hotel berbintang di Bali bulan Februari 2017 mencapai 3,09 hari, naik 0,21 hari dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada bulan Januari 2017.

Sedangkan TPK pada hotel Non Bintang bulan Februari 2017, mencapai rata-rata 32,25 persen, mengalami peningkatan sebesar 0,56 poin dari bulan sebelumnya. Sebaliknya rata-rata lama menginap sebesar 2,94 hari, tercatat mengalami penurunan sebesar 0,06 hari dari bulan sebelumnya yang mencapai 3hari.

(NusaBali)

Related

Seputar Bali 160429832383637910

Post a Comment

item