5 Aturan Keuangan yang Tak Boleh Dilanggar



Srinadi 99,7 FM | Radio Bali -  Aturan dibuat untuk dilanggar. Benarkah? Ketika bicara soal manajemen uang, ada aturan finansial yang sebaiknya tidak dilanggar. Tujuannya tentu agar keuangan Anda terkontrol, Anda bisa hidup sejahtera secara finansial.
Berikut enam aturan keuangan yang sebaiknya tidak dilanggar :

1. Menabung untuk pensiun
Menabunglah untuk mempersiapkan pensiun. Meskipun Anda berencana untuk tetap bekerja sampai tua nanti, ini bukanlah rencana yang bagus.
Coba pikirkan kemungkinan terburuk. Misalnya jika Anda cacat, Anda tidak bisa bekerja. Atau jika Anda mengalami penurunan kemampuan fisik, Anda mungkin tidak bisa bekerja semaksimal sekarang.
Jadi, mulailah menabung untuk pensiun sekarang juga. Ini adalah rencana yang lebih baik daripada menghabiskan masa tua di belakang meja kerja.

2. Jangan habiskan uang seperti miliarder (kecuali kalau memang miliarder)

Hiduplah sesuai kemampuan. Anda mungkin sudah mendengar anjuran berulang kali. Menjalankan aturan ini menjauhkan Anda dari berbagai masalah.
Untuk bisa hidup sesuai kemampuan, Anda harus mencatat uang yang masuk dan keluar. Hal ini mencegah Anda menghabiskan uang lebih dari yang dimiliki. Bahkan para miliarder dunia pun masih banyak yang hidup sederhana lho. 

3. Bersiap untuk kemungkinan terburuk

Keadaan darurat bisa terjadi kapan saja. Hal-hal seperti sakit keras atau bencana alam bisa membuat Anda bangkrut seketika. Karena itulah Anda perlu memiliki dana darurat. Selain tabungan, siapkan dana darurat berisi 3-6 bulan penghasilan.

4. Jangan berutang kecuali utang produktif
Utang adalah beban. Hindari cicilan kartu kredit yang berlarut-larut. Namun Anda bisa tetap berutang jika termasuk utang produktif.
Misalnya membeli rumah yang harga tanah dan bangunannya akan semakin naik dari tahun ke tahun. 

5. Negosiasi

Jangan malu soal urusan uang. Banyak orang segan menawar alias negosiasi. Padahal menawar bisa membuat Anda berhemat banyak. Apalagi untuk pembelian besar seperti beli mobil atau beli rumah.
Tidak hanya soal pembelian, tidak sedikit yang segan negosiasi gaji. Padahal jika berani mengajukan, perusahaan sangat mungkin memberi gaji lebih tinggi.

(Liputan6)

Related

Berita Ekonomi 2603620847507445841

Post a Comment

item