Peresmian Monumen Perang Kusamba


Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Mengenang peristiwa perang kusamba 168 tahun silam, Pemerintah Kabupaten Klungkung mendirikan sebuah monument di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Monument ini dibangun disekitar lokasi pertempuran atau bersebelahan dengan pasar tradisional Desa Kusamba.

Bertepatan dengan peringatan perang kusamba tersebut dilakukan peresmian monument oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Kamis malam (25/05/2017). Peresmian disaksikan Ida Dalem Smaraputra, Wakil Ketua DPRD Klungkung, Nengah Ariyanta, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, SKPD dilingkungan Pemkab Klungkung serta undangan lainnya.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Anom Adn

yana menyampaikan, peresmian monument serta memperingati perang Kusamba memiliki maksud, yakni agar masyarakat Kabupaten Klungkung bisa mengenang dan menghormati hasil perjuangan Ida Dewa Agung Istri Kanya. Kegiatan ini mempunyai tujuan sebagai bahan pendukung untuk mengusulkan kembali Ida Dewa Agung Istri Kanya untuk memperoleh gelar pahlawan. “Selain sebagai pendukung untuk pengusulan gelar pahlawan, peringatan ini juga untuk untuk menggugah semangat patriotisme masyarakat Klungkung dalam menghargai jasa dan pengorbanan jiwa raga para pahlawan,” ujarnya.
Ida Dalem Semaraputra menyebutkan perang kusamba merupakan peristiwa yang jarang terjadi di Indonesia. Dimana dalam kejadian tersebut sebagai seorang pemimpin perang adalah perempuan, yakni Ida Dewa Agung Istri Kanya yang berhasil membunuh Jendral Belanda yakni Jendral Mitchels. Melalui peringatan ini, Ida Dalem mengajak semua lapisan masyarakat untuk dapat meneladani nila-nilai perjuangan para pahlawan dengan senantiasa menjaga kerukunan dan persatuan dan kesatuan. “Mari kita teladani nilai-nilai perjuangan yang diwariskan dan mari jaga persatuan dan kesatuan seluruh komponen masyarakat,” ajaknya.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya menyatakan Pemerintah Kabupaten Klungkung dan Puri Agung Klungkung mengajak masyarakat Kabupaten Klungkung untuk mengenang semua perjuangan Ida Dewa Agung Istri Kanya sebagai tokoh Raja Klungkung yang ikut berperan dalam perang Kusamba. Bupati mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari perjuangan Ida Dewa Agung Istri Kanya serta melanjutkan perjuangannya dalam bentuk perjuangan melawan kebodohan dan kemiskinan. “Mari kita ambil hikmah untuk melanjutkan perjuangan dengan melawan kemiskinan dan kebodohan,” ujarnya.
Dalam acara peresmian monument perang kusamba ini juga dipentaskan sendratari kolosal perang kusamba oleh salah satu sanggar seni di Kabupaten Klungkung serta renungan suci yang melibatkan Seniman, Karang Taruna, dan Sekaa Teruna se-Desa Kusamba.

//hmsklk

Related

Warta Semarapura 8064012014906214244

Post a Comment

item