Festival Jatiluwih Sedot Perhatian Wisatawan Asing, Dikunjungi 600 Orang per Hari


Festival Jatiluwih Sedot Perhatian Wisatawan Asing, Dikunjungi 600 Orang per Hari

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Pengelola Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih pada Jumat (16/6/2017) membuka festival seni dan budaya yang akan digelar hingga bulan Agustus 2017.

Manager DTW Jatiluwih, I Nengah Sutirtayasa menyebutkan, festival tersebut baru kali pertama digelar dengan melibatkan masyarakat desa sekitar kawasan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.
"Festival Jatiluwih mengangkat tema "Memica Manik Galih" disemarakkan dengan kegiatan pertunjukan seni dan budaya yang merupakan potensi kearifan lokal," katanya.
Selama pelaksanaan festival Jatiluwih, DTW melibatkan peserta dari desa penyangga Jatiluwih yang juga merupakan kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) seperti Desa Senganan, Desa Babahan, Mangesta dan Desa Wangaye Gede.
Selain itu, DTW melibatkan juga semua subak yang termasuk dalam "Catur Angge Batukaru". 
Direncanakan ajang festival Jatiluwih ini akan dikemas berkelanjutan.
Itu juga menjadi upaya bagi pihak manajemen untuk memberikan sesuatu yang lebih kepada para pengunjung yang datang ke DTW Jatiluwih.
Sebagai salah satu objek wisata unggulan di Tabanan, DTW Jatiluwih mampu menyedot kunjungan hingga 600 wistawan asing per hari.
Tahun sebelumnya jumlah kunjungan biasanya berkisar 300-400 orang wisatawan asing yang datang ke DTW Jatiluwih per-harinya, 2017 naik menjadi rata-rata 600 orang per hari yang dominan berasal dari Eropa khususnya Prancis. 
"Hal sama berlaku pada jumlah kunjungan wisatawan lokal atau domestik yang juga mengalami tren lonjakan sekitar 25 persen dari total kunjungan pada 2014-2015 lalu," tuturnya.
(TribunNews)

Related

Seputar Bali 2971764122893187758

Post a Comment

item