Ayam Biying ‘Diburu’ Warga


www.nusabali.com-ayam-biying-diburu-warga

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Pantauan, Rabu (30/8) rata- rata warga yang ‘memburu’   ayam biying mengatakan,  ayam biying tersebut perlengkapan upakara atau banten pada Upacara Hari Tumpel Landep. 
 
Salah satu jenis perlengkapan  upakara, secara tradisi wajib menggunakan daging ayam biying.  Karena itulah walau harganya per ekor tembus  di atas Rp 50.000 per ekor, krama tak sungkan membelinya. “Maklum karena rerahinan ( hari raya) ya kita beli,” ujar Komang Agus seorang krama di komplek  los penjualan unggas di Pasar Kumbasari Denpasar.
 
Menurut Komang,  dia mengaku merasa lebih sreg jika pada hari Tumpek Landep banten menggunakan ayam biying. Walau sesungguhnya, jika tidak dapat ayam biying, sesungguhnya tidak masalah juga. “Pas rasanya  kalau dapat beli. Walau harganya agak mahal,” kata Komang Agus yang seorang PNS.
 
Para pedagang unggas, khususnya ayam mengaku jelang rerahinan Tumpek Landep, permintaan unggas khususnya ayam kampung yang berbulu biying (merah) lebih banyak dari hari biasa. “Memang seperti  itu, pembelian lebih ramai,” Ni Wayan Sutri, salah seorang pedagang unggas.
 
Harga ayam ‘meadan’ biying itu juga lebih tinggi dari hari-hari pasaran biasanya. Harga ayam yang sudah mebulu keker , ayam muda seukuran bekisar bisa sampai Rp 100.000 per ekor. Namun yang paling banyak dicari krama adalah ayam ukuran kecil dan menengah.

Harganya rata-rata antara Rp 25.000 sampai Rp 50.000 per ekor. Harga tersebut sudah naik antara Rp 3.000 sampai Rp 15.000 per ekor dibanding  harga pada hari pasaran biasa. “Setelah rerahinan ( Tumpek Landep) harga ayam akan  turun lagi,” kata Sutri.  
 
Selama ini menurut pengakuan pedagang  pasokan untuk ayam upacara yang merupakan ayam kampung lancar. Termasuk saat permintaan ayam kampung meningkat seperti beberapa hari belakangan ini.
 
Selain ayam atau siyap biying yang dicari warga, jenis unggas lain yang juga ramai dicari adalah bebek atau itik. Juga dominan dibeli untuk  perlengkapan dan sarana upacara. 

(NusaBali)

Related

Berita Ekonomi 6316535011001336151

Post a Comment

item