Gunung Agung Kepulkan Asap Setinggi 700 Meter

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali  Asap membumbung tinggi dari Gunung Agung disebut hal biasa di saat dapur magma lagi aktif dan pengaruh hujan lebat. Sehingga asap yang terlihat cukup tebal akibat pembakaran air hujan yang masuk dapur magma. 

Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur, PVMBG Kementerian ESDM, Devy Kamil Syahbana mengatakan, asap yang mengepul tebal dan tinggi karena pengaruh air hujan yang nyemplung ke dapur magma melalui kawah Gunung Agung. Meningkatnya kepulan asap bukan berarti Gunung Agung di ambang erupsi. Sebab kedalaman magma dari permukaan kawah masih di sekitar 4 kilometer. Asap tebal dan tinggi yang menjadi perhatian masyarakat Karangasem terlihat dari arah timur dan selatan Gunung Agung, salah satunya dari Banjar Putung, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem, sekitar pukul 17.15 Wita. 

Devy Kami Syahbana menambahkan, asap putih yang keluar di sore hari dengan volume besar merupakan uap air, setelah magma yang panas terguyur air hujan menimbulkan uap air yang tebal tetapi terlihat mirip asap. “Hanya volume uap air yang meningkat sedangkan kegempaan masih rendah. Dapur magma masih aktif, energinya stabil,” katanya. Tercatat kegempaan sejak enam hari terakhir cenderung turun. Gempa vulkanik pada Jumat (10/11) sebanyak 52 kali, Sabtu (11/11) sebanyak 71 kali, Minggu (12/11) sebanyak 80 kali, Senin (13/11) sebanyak 76 kali disertai gempa tremor non harmonik sebanyak 2 kali. Pada Selasa (14/11) sebanyak 54 kali juga disertai gempa tremor non harmonik sebanyak 2 kali, dan gempa pada Rabu (15/11) dari pukul 00.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita sebanyak 34 kali dengan gempa non harmonik satu kali.

Hanya saja yang menjadi pusat perhatian masyarakat asap tebal dan tinggi terjadi pukul 12.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita setinggi 200-700 meter. Paginya pukul 00.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita asap mengepul hingga ketinggian 200-300 meter dan pukul 06.00 Wita-12.00 Wita tinggi asap mencapai 200-500 meter. Tinggi asap Gunung Agung hingga mengundang perhatian Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Kasatpol PP I Ketut Wage Saputra, dan sejumlah perbekel mengabadikan kejadian itu. Gunung Agung mengepulkan asap tebal dan tinggi juga sempat terlihat bagian puncaknya saja dari Desa Sidemen, Kecamatan Sidemen. Sebab, sejak pagi Gunung Agung tertutup awan tebal. Tingginya asap Gunung Agung jadi perbincangan di media soaial.


sumber : nusabali.com

Related

Seputar Bali 4555063266420008840

Post a Comment

item