Industri Butuh Pekerja Berkarakter


CEO ruangguru.com Adamas Belva Devara. Laman ruangguru.com adalah perusahaan Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan.

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Industri di mana pun, termasuk Indonesia, membutuhkan pekerja berkarakter. Maka dari itulah, pendidikan karakter menjadi penting.

Pembentukan karakter mengacu pada perilaku disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan berani mengambil inisiatif. "Coba cari, ada tidak pabrik yang menerima, misalnya, karyawan rambutnya panjang?" tanya tokoh pendiri dan chairman PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi (SD) Darmono, pada Rabu (10/1/2018).

Untuk pendidikan karakter itulah, terang Darmono, pihaknya melalui Yayasan Pendidikan Universitas Presiden membentuk lembaga-lembaga pendidikan. "Tujuannya ya untuk pendidikan karakter," tutur SD Darmono.
Tokoh pendiri dan chairman PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi (SD) Darmono
Tokoh pendiri dan chairman PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi (SD) Darmono(Kompas.com/Josephus Primus)

Dalam kesempatan itu, SD Darmono menyaksikan penandatanganan surat perjanjian kerja sama antara laman penyedia layanan pendidikanruangguru.com dengan President University. 

CEO ruangguru.comAdamas Belva Devara dan Rektor President University Dr. Jony Oktavian Haryanto, SE., M.M., M.A. meneken surat tersebut.
Dalam kerja sama itu, ruangguru.com yang sudah digunakan 6 juta pelajar di Indonesia menjadi penyelenggara eksklusif untuk tes seleksi online bagi calon penerima beasiswa kuliah di President University.

Dalam program itu, tersedia beasiswa senilai Rp 66 miliar untuk 1.440 siswa/siswi berprestasi terbaik Indonesia untuk tahun akademik 2018/2019.
Secara rinci, program beasiswa ini dibuka mulai Rabu (10/1/2018) hingga Jumat (9/2/2018). Tahap seleksi berlangsung mulai Satu (10/2/2018) hingga Senin (5/3/2018) yang dibagi dalam empat tahap. Pengumuman hasil seleksi dilakukan pada Rabu (28/3/2018) sampai dengan Jumat (30/3/2018). Informasi lebih lanjut bisa dilihat pada laman tersebut di beasiswaruangguru.com.

(Kompas.com)

Related

Berita Ekonomi 5990634957975638573

Post a Comment

item