Kunjungi Keluarga Lansia Miskin, Bupati Suwirta Pastikan Bantuan Telah Diterima


Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengujungi dua keluarga lansia miskin dibanjar Besang Kawan kelurahan Semarapura Kaja, Klungkung, Jumat (29/6/2018). Kedua keluarga lansia yang tinggal masih dalam satu pekarangan ini menempati rumah yang tidak layak huni.  Keluarga lansia ini diantaranya Keluarga Ni Nyoman Senuk ( 85 tahun ) bersama dua orang kerabatnya I Nengah Medal (79 tahun ) dan  Wayan Wiriasih (74 tahun), serta keluarga Ketut Merta (77 tahun)dan istrinya ni Negah Jelih (75 Tahun). Selain rumah tinggalnya yang tidak layak huni, kondisi dapurnya pun tampak kurang layak karena terbuat dari bedeng anyaman bambu yang sudah rusak
“Kita mendapat laporan bahwa ada keluarga lansia yang katanya tidak mendapat bantuan, untuk itu kita turun melihat langsung kelapangan untuk memastikan kebenarannya,” ujar Bupati Suwirta didampingi Camat Klungkung Komang Gde Wisnuadi dan Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, IB Anom Adnyana. Bupati Suwirta sempat terenyuh ketika melihat kondisi Ni Nyoman Senuk ( 85 tahun )dan Ketut Merta (77 tahun). Selaku kepala keluarga, kedua lansia ini hanya bisa terbaring dikasur dan dipan yang sudah lapuk dan rusak serta berbau pesing.
Kepala Lingkungan Besang, Putu Sedana Yoga mengatakan para lansia ini telah mendapatkan perhatian dari Pemda melalui bantuan bantuan yang rutin diterima. Namun Keluarga ini tidak memiliki keturunan/anak sehingga tidak ada yang merawat dan mengasuh. “Untuk melangsungkan hidupnya, para lansia ini mengandalkan bantuan dari pemerintah daerah berupa beras, dana Program keluarga Harapan (PKH) yang rutin diterima setiap tiga bulan sekali. Para lansia ini juga telah mendapatkan perawatan kesehatan dari Puskesmas setempat, bahkan keluarga ini pun  telah terdaftar akan menerima bantuan 2 buah rehab rumah.”ujar Putu Sedana Yoga
Selain mengandalkan bantuan dari Pemda, lansia lainnya yang masih mampu beraktifitas ,yakni Nengah Medal (79), Wayan Wiriasih (74) dan Nengah Jelih (75), secara bersama sama mengisi kesehariannya dengan membuat topi capil dan keranjang anyaman dari bambu. Nengah medal mengatakan dibutuhkan waktu tiga hari untuk menyelesaiakan sebuah keranjang anyaman yang selanjutnya dijual seharga Rp 50ribu perbuah.
Atas kondisi ini, Bupati Suwirta langsung perintahkan Dinas Sosial untuk memprioritaskan rehab rumah untuk para lansia ini secepatnya terealisasi. Tidak hanya rumah namun langsung sampai ke rehab dapur. Selain itu, Bupati asal Nusa Ceningan ini juga menyerahkan bantuan langsung , berupa 3 buah kasur dan bantal, lampu penerangan, perlengkapan dapur dan sembako berupa beras, susu, kopi dan gula. Bupati Suwirta juga memberikan dana modal sebesar Rp 2juta untuk membeli bahan membuat anyaman.
Kepada para petugas kesehatan yang turut hadir, Bupati Suwirta perintahkan untuk mengirim Ni Nyoman Senuk ( 85 tahun )dan Ketut Merta (77 tahun)yang terbaring lemah ke rumah sakit untuk dicek kondisi kesehatannya.

Related

Warta Semarapura 8676799253943415201

Post a Comment

emo-but-icon

item