Taliban Pakistan Tunjuk Pemimpin Baru

Taliban Pakistan Tunjuk Pemimpin Baru

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali     Kelompok Taliban di Pakistan menyatakan telah memiliki pemimpin baru pada Sabtu (23/6), setelah pemimpin sebelumnya Mullah Fazlullah terbunuh dalam serangan udara Amerika Serikat di Afghanistan, pekan lalu.

Dikutip dari AFP, Majelis Syura Taliban telah memilih Mufti Noor Wali Mehsud untuk memimpin Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) menggantikan Mullah Fazlullah. Selain itu, Majelis Syura menunjuk Mufti Mazahim yang juga dikenal dengan nama Mufti Hafza Ullah sebagai wakilnya.

Pakistan sejak lama dituduh mendukung kelompok Taliban Afghanistan dan memberikan tempat persembunyian yang aman kepada para pemimpinnya. Tuduhan itu selalu dibantah oleh Pakistan. Sebaliknya, Islamabad menuding pemerintah Afghanistan memberi perlindungan kepada Taliban Pakistan.
Militer Pakistan juga menyebut tewasnya Fazlullah sebagai sebuah perkembangan positif. Namun dalam pernyataannya kepada AFP, juru bicara TTP Mohammad Khurasani menyebut kematian Fazlullah sebagai resiko lumrah dalam perjuangan.

"Ini adalah kebanggaan bahwa semua pemimpin TTP telah menjadi martir," kata Khurasani merujuk pada kematian Fazlullah dan dua pemimpin lainnya yang juga tewas akibat serangan udara.

Fazlullah diyakini sebagai sosok yang memberi perintah pembunuhan terhadap Malala Yousafzai, pada 2012, yang berujung kegagalan. Malala yang saat itu masih remaja, kini telah menjadi simbol global dalam upaya perjuangan hak bagi wanita untuk bersekolah.
TTP yang dipimpin Fazlullah juga diduga berada di balik pembunuhan massal terhadap lebih dari 150 orang, termasuk lebih dari 100 anak-anak di sekolah di Peshawar pada Desember 2014 lalu.
 
Pada 14 Juni, militer Amerika Serikat disebut menargetkan Fazlullah dalam operasi udara di provinsi Kunar, Afghanistan yang berbatasan dengan Pakistan.

Pejabat resmi Amerika Serikat tak mengumumkan keberhasilan operasi tersebut, namun Presiden Afghanistan Ashraf Ghani membenarkan tewasnya Fazlullah dalam operasi itu.

Mehsud yang menggantikan Fazlullah baru berusia 40 tahun. Dia disebut sebagai salah satu sarjana muslim yang dihormati, serta seorang pejuang. Mehsud berasal dari suku Mehsud di Distrik Waziristan Selatan.
Sebelumnya dia menjabat sebagai hakim TTP dan tahun lalu mengarang sebuah buku yang merinci peristiwa pembunuhan terhadap mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto pada Desember 2007.

"Dengan penunjukan Mufti Noor Wali Mehsud, kepemimpinan di TTP akan kembali ke Suku Mehsud, setelah pemimpin sebelumnya berasal dari Swat," Rahimullah Yusufzai, seorang jurnalis dan pakar terkenal tentang Taliban mengatakan kepada AFP.








































sumber : CNNIndonesia.com

Related

Dunia 7191619484802381531

Post a Comment

item