Penyerapan Gabah Kering Bulog Anjlok di Agustus

Penyerapan Gabah Kering Bulog Anjlok di Agustus

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali   Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) mencatat penyerapan dalam negeri atas Gabah Kering Panen (GKP) di Agustus anjlok 50 persen dibanding bulan sebelumnya sebanyak 10 ribu ton per hari menjadi 5 ribu ton per hari.

Direktur Pengadaan Bulog Bachtiar mengatakan anjloknya penyerapan GKP karena masa panen di sebagian besar tempat sudah selesai. Adapun, sebagian besar penyerapan GKP ini berasal dari kawasan lumbung beras seperti Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Dulu waktu di Juli sempat di atas 10 ribu, sekarang kan bervariasi. Bukan karena kemarau, karena sebagian masih banyak yang panen," jelas Bachtiar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (27/8).
Ia juga mengaku, minimnya penyerapan ini bukan karena kendala di Harga Pokok Pembelian (HPP) yang rendah. Menurut dia, saat ini Bulog memberlakukan HPP sebesar Rp4.070 per kg atau 10 persen lebih tinggi dari ketentuan HPP yang tercantum dalam Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2015 sebesar Rp3.700 per kg.

Selain itu menurut dia, angka penyerapan ini masih terbilang dalam rentang yang wajar dan belum seret. Namun, dalam waktu dekat, Bulog akan berupaya untuk meningkatkan lagi penyerapan GKP ke angka 10 ribu ton per hari.

"Tapi penyerapan ini kan tentu bergantung pada produksi. Kami berharap angka penyerapan dalam negeri per hari ini bisa meningkat terus sesegera mungkin," jelas dia.
Akibat penyerapan yang minim, ia mengakui bahwa pengadaan dalam negeri pada Juli hingga Agustus ini baru mencapai 300 ribu ton. Padahal, Bulog punya target bahwa penyerapan dalam negeri harus bisa mencapai 1 juta ton hingga Oktober mendatang.

"Namun kami tidak akan mengubah target penyerapan. Tetap di angka 1 juta ton per hari, kami akan terus bertahan karena masih banyak wilayah yang (GKP-nya) masih bisa diserap," pungkas dia.

Data Bulog per 24 Agustus mencatat bahwa realisasi pengadaan dalam negeri dan luar negeri Bulog mencapai 2,47 juta ton. 










































sumber : CNNIndonesia.com

Related

Berita Ekonomi 3191223075115718042

Post a Comment

item