Warga Tewas Saat Pangkas Beringin

www.nusabali.com-warga-tewas-saat-pangkas-beringin

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali  Korban  sendiri merupakan pangempon pura setempat. Jenazah langsung dipulangkan ke rumah duka di Banjar Sarimerta, untuk dikubur di setra setempat Minggu malam.Kejadian tersebut saat krama pangempon pura ngayah di pura setempat. Kemudian Korban yang sudah biasa sebagai tukang punggul pohon, naik ke atas pohon beringin setinggi sekitar 50 meter di jaba pura. Ia menģgunakan tali pengaman yang diikatkan dipinggang dengan cabang kayu beringin.

Korban rencananya akan memotong dahan pohon dengan diameter sekitar 40 cm. Namun saat memotong, pada saat bersamaan dahan pengikat tali pengaman ikut patah. Seketika korban terjatuh dari ketinggian kurang lebih 13 meter, hingga membentur permukaan beton. Korban tidak sadarkan diri, dengan darah yang mengucur dari hidung dan telinganya. 

Selanjutnya korban dilarikan ke RSUD Klungkung untuk memberikan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong lagi, karena sampai di RSUD Klungkung korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Kapolsek Banjarangkan AKP Ni Luh Wirati mengatakan, pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak dilaporkan secara hukum. Kerabat korban, Dewa Tirta yang juga menjabat sebagai Majelis Alit Desa Pakraman Kecamatan Banjarangkan, mengatakan sebelum pemotongan dahan beringin itu dilakukan. Sudah diawali menghaturkan ritual. Saat ini jenazah akan dikubur di Setra Banjar Adat Gunung Rata.

Saat kejadian krama pengempon Pura Penataran Bukit Barong dari Banjar Pekembalan Sarimerta berjumlah 50 krama, tengah ngayah. Korban memang dikenal sebagai tukang punggul, sebelumnya korban sempat tidak mau menebang dahan pohon tersebut. Namun tiba-tiba korban bersedia dan menawarkan diri untuk memotong kayu tersebut Jumat (19/10) lalu. Korban meningalkan seorang istri dan tiga anak. 



















sumber : nusabali.com

Related

Warta Semarapura 5641399063533729324

Post a Comment

item