Kegemukan di Usia Produktif Meningkatkan Risiko Kanker Perut


Kegemukan di Usia Produktif Meningkatkan Risiko Kanker Perut

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Hati-hati bagi Anda yang pernah gemuk di saat usia muda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kegemukan d awal usia 20-an memiliki risiko tiga kali lipat terkena kanker yang berhubungan dengan esofagus (saluran untuk makanan), atau bagian atas perut pada orang saat dewasa.

Penemuan tersebut menunjukkan bahwa risiko yang ditimbulkan sekitar 60-80 persen pada masa mendatang, dibandingkan mereka yang memiliki berat badan  normal.

Berat badan berlebih dapat memicu masalah refluks jangka panjang dan mulas yang dapat menyebabkan kanker. Selain itu, hal tersebut juga dapat mengubah hormon seks seperti esterogen dan testosteron, meningkatkan insulin dan menyebabkan inflamasi.

"Studi ini menggarisbawahi bagaimana kelebihan berat badan pada masa tertentu dalam hidup dapat meningkatkan risiko berkembangnya dua jenis kanker ini, dimana keduanya memiliki angka survival rendah," ujar pemimpin studi  Jessica Petrick dari National Cancer Institute di Maryland, Amerika Serikat.

Studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Cancer tersebut mengumpulkan data dari lebih 400 ribu orang dan menganalisa tinggi dan berat badan mereka di usia 20 dan 50 tahun.

Dari studi tersebut, mereka menyarankan agar proporsi tubuh sebaiknya dijaga dengan baik dengan melakukan gaya hidup sehat seperti lebih sering naik tangga, menjaga kuantitas makanan, dan mengurangi asupan gula.
(metrotvnews)

Related

Gaya Hidup 7712264911640581337

Post a Comment

item