Bupati Suwirta Terima Kunjungan Study Banding Kementrian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat PUPera

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Bupati Suwirta Terima Kunjungan Study Banding Kementrian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat PUPera, Terkait Penggolahan Sampah Terpadu KSM Darma Winangun Desa Tangkas
Terpilihnya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu - Reduce, Recycle, Reuse (TPST-3R) Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Darma Winangun Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, sebagai Kunjungan Lapangan study banding oleh Kementrian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPera), sangat mendapat apresiasi dan diharapkan mampu meningkatkan system kualitas kerja agar TPST Desa Tangkas ini ke depan bisa semakin lebih baik. Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat memberikan sambutan Kunjungan Lapangan di TPS Desa Tangkas, Kabupaten Klungkung, Rabu (24/05/2017).
Dalam kesempatan tersebut Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyampaikan bahwa sampah merupakan masalah yang paling penting di dalam kehidupan masyarakat. Khususnya di Kabupaten Klungkung sampai saat ini masih belum bisa menemukan tempat yang layak untuk membuat TPA yang baru. “ Untuk itu Pemkab Klungkung membuat program untuk mengolah sampah secara mandiri pada tiap-tiap desa dengan membentuk bank sampah dan membuat TPST-3R,” Kata Bupati dihadapan peserta study banding.
Pola ini dirasa cukup efektif karena penanggulangan sampah mampu meredusi sampai dengan 80 persen. Sehingga yang dibuang TPA hanya residunya saja, sedangkan sampah organik dan non organik bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh kelompok swdaya masyarakat pengelola TPST-3R. Penduduk Kabupaten Klungkung menghasilkan sampah antara 155 ribu kilogram sampai 185 ribu kilogram per hari, atau sampai 0,8 kilogram per orang per hari. “ Sampah yang dapat ditanggulangi dari perkotaan sebanyak 2.893 meter kubik per hari yang dibuang ke TPA sente, “ Ujar Bupati.

Bupati mengharapkan dukungan penuh masyarakat Klungkung terutama desa-desa untuk segera mengolah sampahnya secara mandiri dan berkelanjutan. “ Saya akan mengajak kepala-kepala desa, pemuda dan tokoh masyarakat untuk mengunjungi penggolahan sampah yang ada di desa tangkas ini, sebagai bentuk pelajaran bahwa sampah itu bisa dimanfaatkan dan bernilai ekonomis,” Sebut Bupati Suwirta.

Sementara rombongan juga diajak mengunjungi tata cara pengolahan sampah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Darma Winangun Desa Tangkas. Mulai dari pemilahan sampah plastik hingga penggolahan sampah organik menjadi pupuk siap jual.

Ketua TPST-3R KSM Darma Winangun Desa Tangkas, Ketut Darmawan menyampaikan TPST ini dibangun akhir tahun 2015 dan muali beroprasi awal tahun 2016. Dengan 5 orang tenaga kerja dari Desa Tangkas.

Dalam study banding tersebut Bupati Suwirta juga menyerahan Cindramata kepada Kasubit Perencanaan Teknis Direktorat Penyehatan Lingkungan Pemukiman Ir. Prastiyo selaku pimpinan study banding. (Humasklk/puspa)

Related

Warta Semarapura 5413895403713661207

Post a Comment

item