Harga Sayur Turun, Harga Bumbu Stabil


www.nusabali.com-harga-sayur-turun-harga-bumbu-stabil

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Dari awalnya,  Rp 7.000 per kilo, kini rata- rata Rp 3.000 per kilo. Para pedagang menuturkan, penurunan harga sayur hijau sudah terjadi sejak dua bulan lalu. “Ini karena panen besar-besaran,” ujar  I Wayan Sutarwa, salah seorang pedagang di Pasar Kumbasari  Denpasar, Minggu (28/5). 
 
Dikatakan, akibat harga  sayur yang  menurun tajam itu,  menyebabkan keuntungan yang dia peroleh berkurang.  “Hanya bisa sekadar jalan,” ujar pedagang asal Desa Sudimara Tabanan ini.
 
Menurut pengalaman Sutarwa, kondisi yang terjadi sekarang ini masih lebih baik dibanding sebelumnya. Sutarwa  mengaku dirinya pernah terpaksa membuang percuma sayur dagangannya, karena harga sayur di pasaran benar- benar ‘terjun bebas’.
 
Berbeda dengan harga sayur mayur, harga beberapa jenis bumbu masih stabil. Pantauan Minggu  kemarin, harga cabe merah bisa berkisar Rp 43 ribu per kilogram, terus cabe kriting  Rp 18 ribu  per kilogram, bawang putih juga Rp 43 ribu per kilogram. Sedang bawang merah Rp 25 ribu per kilogram. 
 
“Harganya masih biasa-biasa,” ujar Ni Nengah Pande, seorang pedagang bumbu, asal Karangasem. Meski jenis bumbu tersebut terbilang tinggi, seperti bawang putih dan cabe merah, namun pasokannya sejauh ini tetap terjaga.  “Tetap ada kiriman,” ujar  Nengah Pande.
 
Dari penuturan para pedagang, belum dirasakan ada pengaruh peningkatan volume warga yang membelanjakan uangnya untuk kebutuhan sembako, menyusul mulainya masa berpuasa Ramadhan bagi umat muslim.  Yang terasa, adalah banyak yang belanja lebih dini (siang hari), untuk pasaran sore di pasar-pasar di lingkungan Denpasar.

(NusaBali)

Related

Berita Ekonomi 7982869154899805830

Post a Comment

item