Memulai dari Gitar Bekas Rp 10.000


www.nusabali.com-memulai-dari-gitar-bekas-rp-10000

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Atas kecintaannya akan dunia musik, Tantra akhirnya mendirikan sebuah Sanggar Seni Musik Intan Bima Suara (IBS), di rumahnya Banjar Sengguan, Kelurahan Semarapura Kangin, Klungkung. “Sanggar itu sudah saya rintis sekitar 20 tahun lalu,” katanya.

Hingga kini sanggar ini memiliki puluhan peserta didik yang masih aktif. Baik dari kalangan pelajar maupun masyarakat umum yang ingin memperdalam dunia musik.

Tak sedikit dari peserta sanggar mampu tampil gemilang dan berhasil menduduki juara dalam berbagai even perlombaan seni musik. “Ketika ada anak-anak yang berpotensi, alangkah baiknya mereka kami bina agar kemampuannya semakin bagus,” ujarnya.

Karena dengan pembinaan dan latihan yang terarah, otomatis anak-anak ini bisa lebih optimal menggali potensinya. Dalam kesempatan itu Ketut Tantra juga mengisahkan perjalannya dalam dunia musik. Sejatinya pria yang dikarunia seorang anak dan istri tercinta, I Gusti Ayu Sri Indrayani ini, sudah tertarik belajar musik sejak kecil. Sehingga dia memiliki harapan untuk bisa mendirikan sebuah studio musik saat besar nanti. “Saya baru mulai beli gitar bekas saat SMA, harganya waktu itu cuman Rp 10.000,” kenangnya.

Seiring berjalannya waktu, Ketut Tantra berhasil mewujudkan harapannya untuk merintis sebuah studio musik. “Saya belajar seni musik secara otodidak, bagi saya musik sudah menjadi bagian hidup,” katanya.

(NusaBali)

Related

Warta Semarapura 3728958280902067639

Post a Comment

item