Strategi Menghemat Pengeluaran Saat Biaya Hidup Tinggi


Strategi Menghemat Pengeluaran Saat Biaya Hidup Tinggi

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Ada berbagai tahap kehidupan yang membuat biaya hidup menjadi tinggi. Misalnya saja punya lebih dari satu anak usia sekolah atau ingin membeli rumah.
Diperlukan strategi keuangan yang tepat sehingga Anda bisa menikmati setiap tahapan kehidupan dengan penghasilan yang mungkin saja sulit ditambah lagi.
1. Punya anak usia sekolah
Seperti halnya harga properti, biaya pendidikan anak juga setiap tahun terus mengalami kenaikan. Bahkan, laju kenaikannya tak sebanding dengan penambahan gaji.

Untuk mencegah rasa takut tak bisa menyekolahkan anak sampai jenjang tertinggi, rencanakan keuangan sedini mungkin. Bahkan bila perlu sejak anak masih di dalam kandungan.
Tentukan target dana pendidikan yang akan dibutuhkan anak kelak sampai sarjana. Sisihkan uang Anda secara rutin setiap bulan dengan membeli produk investasi jangka panjang yang memberi hasil lebih besar dibanding tabungan atau deposito.
Mencari beasiswa juga bisa menjadi cara untuk meraih pendidikan tinggi tanpa mengeluarkan biaya mahal. Tentu saja syarat utamanya adalah nilai akademik yang baik.
2. Ingin punya rumah
Selain disesuaikan dengan dana yang ada, pastikan Anda membeli rumah yang kira-kira membuat betah sampai 10 tahun mendatang. Merenovasi rumah atau biaya pindahan bukanlah pengeluaran yang sedikit. Jadi, bila dana terbatas, belilah rumah yang paling mendekati keinginan Anda daripada baru tinggal sebentar sudah ingin pindah.

3. Tak punya tabungan
Jangan langsung menyalahkan gaji yang kecil, cek dulu apakah gaya hidup Anda sudah sesuai dengan besaran penghasilan.

Dari pada mengeluh karena saldo tabungan Anda tak bertambah, coba evaluasi pengeluaran Anda. Jangan-jangan banyak pengeluaran kecil yang sebenarnya tidak perlu dan tanpa sadar dilakukan terus. Misalnya saja membeli kopi di cafe setiap hari. Walau nominalnya menurut Anda kecil, tapi di akhir bulan bisa membuat pengeluaran bengkak.
Selain ngopi di cafe, pengeluaran untuk baju, kosmetik, transportasi online, atau hobi memesan makanan juga dapat membuat pengeluaran lebih besar dari penghasilan.
4. Banyak perayaan
Pengeluaran untuk kado pernikahan teman, ulang tahun sahabat, kelahiran keponakan, hingga biaya mentraktir teman saat kita berulang tahun, sering tidak dimasukkan dalam anggaran pengeluaran.

Akibatnya, kita akan kaget melihat total pengeluaran tersebut. Apalagi paling tidak sebulan dua kali ada saja pengeluaran untuk perayaan-perayaan tersebut.
Siasati dengan memberikan kado yang bersifat personal dan unik. Misalnya saja saat sedang ada sale, belilah beberapa frame lalu hias frame itu dan masukkan foto Anda dengan sahabat atau kakak, sebagai hadiah. Bila ada beberapa undangan pesta, tak perlu semua perlu didatangi, pilihlah yang paling prioritas menurut Anda
(Tribunnews)

Related

Berita Ekonomi 741199605536228662

Post a Comment

item