Arab Saudi Cs Keluarkan Daftar Tuntutan ke Qatar


Qatar

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Sejumlah negara yang melakukan pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar, telah mengajukan daftar tuntutan.
Seminggu sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson menegaskan bahwa Saudi Cs akan segera mengeluarkan daftar tuntutan yang "masuk akal dan dapat segera ditindaklanjuti".

Negara-negara itu meminta agar Qatar segera memenuhi tuntutan yang telah diajukan, supaya krisis Timur Tengah dan Teluk dapat dihentikan.
Dari sembilan negara yang melakukan pemutusan hubungan diplomatik, hanya empat negara yang mengajukan daftar tuntutan kepada Qatar, yakni Arab Saudi, Mesir, Bahrain, dan Uni Emirat Arab. Demikian seperti yang diwartakan oleh Al Jazeera, Jumat (23/6/2017).
Keempat negara itu memberikan waktu 10 hari agar setiap daftar tuntutan yang diajukan segera dipenuhi oleh Qatar.
Jika Qatar setuju untuk memenuhi tuntutan daftar tersebut, Arab Saudi cs akan rutin melakukan pemeriksaan kepatuhan setiap satu bulan dalam satu tahun pertama.
Pada tahun kedua, negara dengan ibu kota Doha akan diaudit setiap tiga bulan. Setelah lewat tahun kedua, proses pemeriksaan kepatuhan itu akan dilakukan selama setahun sekali untuk 10 tahun ke depan.

Akan tetapi, daftar tersebut tidak memberikan spesifikasi ketentuan yang mengatur jika Qatar melanggar daftar tuntutan tersebut.
Jurnalis Al Jazeera, Hashem Ahelbarra menjelaskan bahwa daftar tersebut dapat dipastikan akan ditolak oleh Qatar.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani mengatakan bahwa selama ini negaranya selalu mematuhi hukum internasional serta memainkan peran dalam koalisi memerangi ISIS.

"Qatar tidak mendukung Front al-Nusra di Suriah juga tidak mendukung setiap organisasi teroris," kata al-Thani kepada France 24 seperti yang dikutip dari The Guardian.
Hingga saat ini, belum ada komentar lanjutan dari Arab Saudi cs.
Daftar 13 tuntutan itu diisukan setelah Qatar dikucilkan oleh Saudi cs yang dimulai sejak 5 Juni 2017. Hingga kini, ada sembilan negara yang telah memutus hubungan diplomatik dengan negara penyelenggara Piala Dunia 2022 tersebut, antara lain, Arab Saudi, Mesir, Bahrain, UEA, Yaman, Mauritius, Mauritania, Maladewa, dan Libya.

(Liputan6)

Related

Dunia 1550954857806086064

Post a Comment

item