Inggris Rogoh Rp 592 Miliar untuk Proyek Energi Bersih

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Pemerintah Inggris mengumumkan pembiayaan sebesar US$ 44,42 juta atau setara Rp 592,2 miliar untuk mendukung proyek energi bersih. Dua proyek yang dibiayai ini merupakan bagian dari program besar untuk melakukan inovasi di sektor energi Inggris.

Sokongan dana tersebut akan dipakai dalam beberapa tahap. Dana sebesar 10 juta pound sterling akan dipakai terlebih dahulu untuk membiayai proyek yang dikerjakan oleh perusahaan energi Energy Systems Catapult.

Pemerintah Inggris mengungkapkan, program ini akan mampu menurunkan biaya masyarakat Inggris dalam mengkonsumsi energi.

Uang sisa investasi tersebut akan digunakan untuk perkembangan beberapa hal lain seperti pembuatan peralatan rumah tangga yang lebih ramah lingkungan. Beberapa perusahaan sedang mengembangkan peralatan memasak yang menggunakan gas hidrogen.
Menteri Bisnis, Energi dan Strategi Industri Inggris Claire Perry menyatakan, Inggris siap berkomitmen untuk mendukung perkembangan energi bersih dan terbarukan.

"Tujuan besar kami adalah untuk menjadi pemimpin dalam inovasi, sains dan riset," tutur Perry seperti dilansir CNBC, Sabtu (24/6/2017)
Sebelumnya, negara ini juga telah menggelontorkan uang dalam jumlah besar untuk mempercepat riset mobil listrik. Tak kurang dari Rp 1,8 triliun digelontorkan pemerintah Inggris demi mengembangkan teknologi ini, termasuk untuk membangun pabrik baterai mobil listrik kedua di Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Dana ini akan dialokasikan untuk 38 proyek, termasuk untuk pengembangan mobil beremisi rendah dan mobil otonom.
Kementerian Ekonomi dan Industri Strategis Inggris pun menyatakan bahwa proyek ini akan membantu mempertahankan sekitar 2.400 lapangan kerja yang telah ada saat ini.

(Liputan6)

Related

Berita Ekonomi 4130349538200713635

Post a Comment

item