Penanganan Stagnan, WHO Sebut Polio Bisa Kembali Mewabah

Penanganan Stagnan, WHO Sebut Polio Bisa Kembali Mewabah

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali   Penanganan penyakit polio dalam beberapa tahun terakhir cenderung stagnan bahkan mulai menunjukkan penurunan. Kondisi ini membuat Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) khawatir polio yang menyebabkan kelumpuhan ini kembali merebak.

Komite Darurat WHO kembali memasukkan polio dalam darurat kesehatan publik atau Public Health Emergency of International Concern. Artinya polio dianggap sebagai ancaman kesehatan yang serius dan membahayakan dunia.
Penurunan penanganan wabah polio itu ditandai dengan kenaikan jumlah kasus polio. 


Tahun ini WHO sudah mencatatkan terdapat 27 wabah virus polio di seluruh dunia. Jumlah tersebut meningkat dari 22 kasus pada tahun lalu. 

Komite Darurat WHO menyatakan, jika pemberantasan polio tidak tercapai dalam beberapa tahun ke depan, penyakit ini diprediksi dapat kembali mewabah di dunia sama seperti penyakit campak atau Measless-Rubella.

Polio atau poliomielitis, merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan orang-ke-orang melalui rute fekal-oral atau feses ke mulut dan juga melalui makanan yang terkontaminasi. Virus ini banyak menyerang anak-anak muda. 

Gejala polio ditandai dengan demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kekakuan di leher dan nyeri tungkai. 

Penyakit yang menyebabkan kelumpuhan ini tidak bisa diobati, tapi dapat dicegah hanya dengan vaksin. 

Penanganan polio secara internasional melalui Global Polio Eradication Initiative sudah berlangsung sejak 1988. Saat itu polio merupakan penyakit endemis di 125 negara dan menyerang 350 ribu anak setiap tahun. 

Saat ini Polio endemis di Afghanistan, Nigeria dan Pakistan dengan total kasus sudah turun hingga 99 persen. 

Indonesia juga sudah dinyatakan bebas dari polio. Meski demikian, banyak negara tetap rentan terhadap polio.

Untuk mencegah penyebaran polio, WHO menetapkan setiap anak harus diimunisasi dengan vaksin.

















sumber : lifestyle.com

Related

Gaya Hidup 9182457093162842180

Post a Comment

item