Daging Ayam Turun, Sapi Menembus Rp 115.000 per Kg


www.nusabali.com-daging-ayam-turun-sapi-menembus-rp-115000-per-kg

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Harga dua jenis daging yang banyak dikonsumsi masyarakat, yakni daging ayam dan daging sapi  menunjukkan tren berbeda.  

Untuk harga daging ayam mengalami penurunan. Dari  Rp 33.000 per kilogram, kini menjadi Rp 30.000 per kilogram. Sebaliknya daging sapi cenderung naik. Untuk daging kualitas super mencapai  Rp 115.000 per kilogram. Sedang  jenis daging kualitas di bawahnya, seperti daging tetelen  Rp 80.000 sampai Rp 100.000 per kilogram.

Para pedagang mengaku  hanya bisa pasrah dengan keadaan harga daging tersebut. “Warga yang belanja jelas ingin murah. Mereka tentu tak salah,” ujar Komang, seorang pedagang daging sapi di Pasar Kumbasari, Rabu (7/6).  Namun kenyataan harga daging semakin meningkat. “Saya juga  beli ini,” ujar wanita yang menolak menyebut nama lengkapnya. Dia juga ogah memberi penjelasan  lebih jauh soal harga daging sapi.

Sebelumnya tidak semua pasar umum di Denpasar ada pedagang daging sapi. Selain Pasar Kumbasari, di Pasar Kreneng juga menyediakan daging sapi. Sementara di Pasar Gunung Agung, Denpasar Barat, daging sapi sulit didapat. “Di sini hanya jual ini saja (kulit sapi yang sudah dimasak),” tunjuk Amirul, seorang pedagang.  “Kalau daging sapi tidak ada di sini,”  tambahnya.

Sementara   turunnya harga daging ayam diiyakan  I Gusti Aji Artana, salah seorang pedagang di Pasar Kumbasari.  “Namanya pasaran kan memang demikian,”  ujar Gusti Artana.  Meski lebih murah lagi sekitar Rp 3.000 dari awalnya Rp 33.000 per kilogram, namun menurut penuturan pedagang  belum merangsang kenaikan pembelian daging ayam.  “Masih biasa-biasa saja,” ujar Gusti Artana. 

Gusti Artana memperkirakan peningkatan pembelian akan terjadi saat  beberapa hari jelang hari raya Idul Fitri. 

(NusaBali)

Related

Berita Ekonomi 6613708853225582850

Post a Comment

item