Desa Negari Banjarangkan Wakili Klungkung Lomba Desa Tingkat Provinsi 2017

 Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Desa Negari Kecamatan Banjarangkan terpilih mewakili Klungkung dalam lomba desa tingkat provinsi Bali tahun 2017. Acara penilaian dihadiri Wakil Bupati Klungkung Made Kasta, Ketua TP PKK Klungkung. Ny. Ayu Suwirta, Camat Banjarangkan serta jajaran KPD dilingkungan Pemkab Klungkung di balai desa dan kantor desa setempat Senin (5/6).

Kedatangan tim penilai yang berjumlah 15 orang yang dipimpin Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Bali, Ir. I Ketut Lihadnyana, M.Ma ini disambut Perbekel Desa Negari I Gusti Agung Ngurah Agung serta ratusan masyarakat desa yang hadir.

Perbekel Desa Negari I Gusti Agung Ngurah Agung dalam laporannya menyatakan siap untuk dinilai. Perbekel Gusti Agung Ngurah Agung melaporkan jumlah penduduk di desa Negari pada tahun 2016 sebanyak 3.255 jiwa dari 668 KK. Pembangunan di desa meliputi bidang pemerintahan, bidang kewilayahan, bidang kemasyarakatan, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang ekonomi, penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan kapasitas masyarakat telah berjalan dengan lancar dan mengalami peningkatan.

Bupati Klungkung dalam sambutannya yang dibacakan Wabup Made Kasta menyampaikan untuk menuju masyarakat adil dan sejahtera diperlukan koordinasi dan kerjasama diantara penyelenggara pemerintah desa dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada di desa. Bupati berharap, lomba desa ini dijadikan sebagai wadah peningkatan kapasitas lembaga pemerintah desa yang senantiasa mendorong tumbuhnya motivasi masyarakat serta pembangunan di desa dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan desa itu sendiri.

Sementara itu Ketua tim penilai perlombaan desa tingkat provinsi bali, Ketut Lihadnyana menyampaikan bahwa lomba yang diselenggarakan tiap tahunnya ini merupakan instrumen dalam mengevaluasi keberhasilan pembangunan dan sebagai tolak ukur pembangunan desa. Dirinya juga mengapresiasi karena kemiskinan di Kabupaten Klungkung sudah menurun. “Melalui berbagai program terobosan yang dijalankan Pemkab Klungkung serta dengan pemberdayakan ekonominya Pemkab Klungkung telah mampu menurunkan angka kemiskinan.” Ujar Ketut Lihadnyana disambut tepuk tangan warga desa Negari.


Sedangkan kepada jajaran pemerintahan desa, merancang program desa hendaknya tidak berseberangan dengan program Kabupaten. Program Pemkab Klungkung yakni Gema Santi hendaknya diadopsi dan dijabarkan dalam visi misi pemerintahan desa dalam membangun dan memberdayakan masyarakat desa, sehingga dengan dana desa yang besar, dapat mengurangi ketimpangan ekonomi.

Ketut Lihadnyana juga terpukau pada sebuah program terobosan dari Desa Negari, yakni program Home Care. Sebuah program pelayanan untuk para lansia dari rumah kerumah. Selain itu Desa Negari juga telah memanfaatkan aplikasi Sikudes untuk APBDes. Dengan aplikasi ini, APBDes otomatis dilakukan secara obyektif, transparan dan akuntabel.
“Program home care ini merupakan program terobosan Desa Negari dan satu satunya di Bali yang memberikan pelayanan kepada para lansia dari rumah - kerumah, selain home care Desa Negari juga telah menerapkan aplikasi Sikudes dan menjadi desa ke tiga yang memanfaatkannya.” Ujar Ketut Lihadnyana.
  
Dalam penilaian lomba desa ini juga dipamerkan berbagai hasil produk kerajinan dari warga Desa Negari. 
(Humas Klungkung/Jim)

Related

Warta Semarapura 4446525364645811873

Post a Comment

item