Hai Para Suami, Ingatkan Istri untuk 'Pap Smear', Belajar dari Penyakit Jupe


Hai Para Suami, Ingatkan Istri untuk 'Pap Smear', Belajar dari Penyakit Jupe

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Kematian aktris Julia Perez (Jupe) karena penyakitkanker serviks membuat banyak orang khawatir terkena kanker yang tidak bergejala ini.
Sebenarnya penyakit ini bisa dikalahkan jika dideteksi sejak dini.
Kanker serviks termasuk jenis kanker terbanyak terjadi pada perempuan di Asia, termasuk Indonesia, setelah kanker payudara. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Institut Català D’Oncologia (ICO) Information Center on HPV and Cervical Cancer, pada 2010, tiap 4 menit seorang perempuan di Asia Tenggara meninggal karena kanker serviks.
Penyakit ini bisa dideteksi dengan pemeriksaan pap smear.
Pap smear adalah suatu metode pemeriksaan sel-sel yang diambil dari leher rahim dan kemudian diperiksa di bawah mikroskop untuk melihat perubahan yang terjadi pada sel tersebut.
Dengan melakukan tes pap smear secara rutin setiap tahun, maka kanker serviks dapat segera ditangani jika ditemukan.
Bila diketahui sejak stadium awal, peluang keberhasilan pengobatan lebih besar.
Akurasi pap smear tak perlu diragukan lagi.
Menurut penelitian, keakuratan hasil tes ini lebih dari 90 persen.
Wanita yang sudah pernah berhubungan seksual disarankan melakukan pemeriksaan ini secara berkala oleh dokter kandungan.
Ini karena penularan utama virus HPV penyebab kanker serviks melalui hubungan seksual.
Meski begitu, virus ini diketahui juga menular melalui kontak biasa, misalnya dari tangan.
Selain pap smear, kanker serviks bisa dideteksi dengan inspeksi visual asam asetat (IVA) di puskesmas.
Pemerintah menanggung pemeriksaan ini secara gratis.
(TribunNews)

Related

Gaya Hidup 5675939340268584259

Post a Comment

item