Pedagang Mudik, Retribusi Pasar Anjlok


www.nusabali.com-pedagang-mudik-retribusi-pasar-anjlok

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Lapak sejumlah pedagang di Pasra Senggol maupun Pasar Kidul, Kota Bangli, banyak kosong pasca ditinggal mudik pemiliknya.

Hal tersebut berdampak penurunan retribusi pasar hingga 30 persen. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Pengelola Pasar Kidul Bangli, Jro Mangku Suta, Jumat (30/6).

Jro Mangku Suta mengungkapkan bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri dan banyaknya warga melaksanakan upacara Ngaben, menyebabkan banyak pedagang libur berjualan. Tentu hal tersebut mempengaruhi pendapat dari retribusi pasar. 

Antara lain, kios para pedagang kain, aksesioris  di lantai dua dan pedagang daging ayam yang menempati lapak  di lantai satu, tutup karena pedagangnya mudik. Tidak itu saja, banyak  pedagang buah dan kebutuhan sarana upacara tutup  karena pedagang ada kegiatan upacara keagaman. 

Sementara itu, kondisi Pasar Senggol tidak jauh berbeda. Jampir separuh lebih pedagang tidak berjualan karena ditinggal mudik pedagang. 

Jro Mangku Suta menjelaskan, bila situasai normal, dalam sehari, hasil pungutan retribusi bisa mencapai Rp 2 juta. Sedangkan karena pedagang banyak yang mudik atau tidak berjualan, hasil pungutan berkisar 1,4 juta. 

Pihaknya memprediksi kondisi ini akan berlangsung hingga akhir Agustus,  karena di beberapa tempat masih berlangsung kegiatan upacara keagamaan. “Dalam waktu dekat ini untuk wilayah Kota Bangli saja, ada dua tempat melangsungkan kegiatan upacara Pengabenan. Tapi pedagang dari luar mungkin dalam waktu dekat sudah berjualan," terangnya.

(NusaBali)

Related

Berita Ekonomi 7484904897786865575

Post a Comment

item