Penyaluran Raskin Tembus 100 Persen


www.nusabali.com-penyaluran-raskin-tembus-100-persen

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali  - Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Bali melalui Gudang Bulog di Desa Batubulan, Sukawati, Gianyar, hingga Jumat (30/6), menyalurkan 100 persen rastra (beras sejahtera) atau raskin (beras untuk KK miskin) untuk Januari-Juni 2017.

Rastra ini menyasar  17.346 KK miskin/RTS (rumah tangga sasaran), masing-masing 15 kg/KK. Total rastra yang disalurkan Bulog pada semester I 2017 ini 1.561.140 kg atau 1.571 ton lebih.

Dihubungi Kamis (29/6), Kepala Gudang Bulog Provinsi Bali di Desa Batubulan, Gianyar, I Wayan Nadi mengatakan, penyaluran rastra tersebut sejak pertengahan April lalu hingga Jumat (30/6) ini. Khusus pada Jumat ini ada dua desa masih dalam proses penerimaan raskin yakni Desa Blahbatuh dan Desa Bedulu, keduanya di Kecamatan Blahbatuh. Kendala penyaluran ke dua desa ini karena hingga Kamis kemarin, pihaknya kesulitan berkomunikasi via telepon dengan dua perbekel dimaksud. ‘’Untuk penyaluran rastra di desa-desa dan enam kelurahan, tidak ada masalah berarti. Syukurnya, semua penyaluran rastra ini tak ada kena hujan,’’ jelasnya.

Wayan Nadi membenarkan, rastra yang telah disalurkan untuk Januari-Juni 2017 mencapai 1.561.140 kg atau  1.571 ton lebih dengan menyasar 17.346 RTS. Total kebutuhan rastra tahun 2017 mencapai 3.122.280 kg.

Penyaluran rastra tahun 2016 mencapai 314.565 kg per bulan atau 3.774.780 kg selama setahun dengan sasaran 20.971 RTS. Ini berarti jumlah RTS atau KK miskin di Kabupaten Gianyar tahun 2017 sesuai hasil validasi dari semua Musdes (musyawarah desa) terjadi pengurangan 3.625 RTS. Pengurangan RTS ini praktis terjadi pengurangan penyaluran rastra 652.500 kg.

Setiap RTS/KK miskin wajib menebus harga rastra Rp 1.600 per kg atau Rp 24.000 per zak/15 kg. Berdasarkan data dari Kantor Bulog Provinsi Bali, penyaluran rastra Januari-Juni 2017 hanya kelar di Gianyar dan Tabanan. Enam kabupaten dan satu Kota Denpasar, masih dalam proses. ‘’Karena percepatan penyaluran ini sangat tergantung dari hasil verifikasi data RTS di masing-masing desa/kelurahan,’’ jelas Wayan Nadi. 

(NusaBali)

Related

Berita Ekonomi 2674352332092760492

Post a Comment

item