Makin Panas, Korut: AS Paling Bertanggung Jawab!


Makin Panas, Korut: AS Paling Bertanggung Jawab!

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Otoritas Korea Utara (Korut) menuding Amerika Serikat (AS) berusaha menggiring Semenanjung Korea ke 'level ledakan ekstrem'. Korut juga menyatakan pihaknya dibenarkan untuk mengambil langkah-langkah keras untuk menghadapi AS.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (29/8/2017), pernyataan itu disampaikan oleh Duta Besar (Dubes) Korut untuk PBB, Han Tae-Song, di Jenewa, Swiss, setelah rezim Korut meluncurkan rudal. Namun Han tidak secara eksplisit menyinggung peluncuran rudal terbaru Korut itu. 

"Sekarang, AS terang-terangan menyatakan niat jahatnya terhadap Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), dengan mengobarkan latihan militer gabungan yang agresif meskipun telah mendapat peringatan berulang kali...," tegas Han dalam Konferensi Pelucutan Senjata PBB. DPRK merupakan kependekan dari nama resmi Korut. 

"Maka negara saya memiliki alasan untuk menanggapi dengan langkah-langkah keras sebagai penerapan hak mempertahankan diri," imbuh diplomat Korut tersebut. 

Lebih lanjut, Han menyatakan AS yang paling bertanggung jawab atas situasi ini. "Dan AS seharusnya bertanggung jawab penuh atas konsekuensi besar yang akan ditimbulkan," ucapnya.

Pada Selasa (29/8) pagi waktu setempat, Korut meluncurkan rudal balistik ke arah timur laut, tepatnya melintasi wilayah udara Jepang bagian utara. Rudal yang belum diketahui jenisnya ini menjadi rudal pertama yang berhasil melewati wilayah Jepang sejak tahun 1998. 

Rudal Korut ini dilaporkan berhasil mengudara sejauh 2.700 kilometer dan mampu mencapai ketinggian 550 kilometer, sebelum akhirnya jatuh ke perairan Pasifik dekat Hokkaido. Peluncuran rudal ini memicu kecaman Jepang, Korea Selatan (Korsel) dan AS. 

Bahkan Korsel menggelar latihan pengeboman sekitar beberapa jam setelah peluncuran rudal Korut itu. Korsel menyebut latihan ini bertujuan untuk menghancurkan kepemimpinan musuh, yang merujuk pada Korut. 

Dalam latihan itu, empat jet tempur F-15K milik Korsel menjatuhkan 8 bom jenis MK84 ke target simulasi. Simulasi digelar di Arena Latihan Taebaek Pilsung, Provinsi Gangwon, yang berjarak 5 jam perjalanan dari ibu kota Seoul. MK84 merupakan bom seberat 2 ribu pon (907 kilogram) yang dirancang untuk memasuki target-target sulit. Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Korsel mengklaim seluruh bom berhasil mengenai target. 

(Detik.news)

Related

Dunia 2199593465667641122

Post a Comment

item