Pria Stres Nekat Mencoba Rebut Pistol Polisi

www.nusabali.com-pria-stres-nekat-mencoba-rebut-pistol-polisi
Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Diduga stres karena masalah keluarga, seorang pria yang diketahui bernama Putu Mertada, 34, mengamuk di depan Toko Harischa Optical, Komplek Pertokoan Udayana di Jalan Letda Made Putra Denpasar, Jumat (18/8) sore.
Sempat Lempari Toko karena Kesal Sang Istri Tak Mau Bertemu

Bahkan, Putu Mertada sempat nekat mencoba rampas senjata pistol milik seorang polisi yang mengamankannya. Aksi nekat Putu Mertada yang bikin heboh pengunjung di depan Toko Harischa Optical ini terjadi Jumat sore sekitar pukul 16.30 Wita. Saat itu, Putu Mertada yang disebut-sebut sebagai mantan debt collector datang ke Komplek Pertokoan Udayana dengan menggunakan motor Yamaha Mio.

Informasinya, pria berusia 34 tahun ini datang ke Pertokoan Udayana untuk mencari istrinya, Kadek Yusni Aryaningsih, 26, yang bekerja di Toko Harischa Optical. “Istrinya memang kerja di Toko Harischa Optical,” ungkap sumber di lapangan.

Putu Mertada---yang kesulitan berjalan karena sempat sakit hingga lumpuh--- awalnya mendatangi Toko Harischa Optical untuk bertemu istrinya. Namun, namun sang istri yang sudah pisah ranjang selama setahun dengan Putu Mertada, menolak bertemu suaminya. 

Karena ditolak sang istri, Mertada pun sempat teriak-teriak memanggil nama istrinya di depan toko kacamata tersebut. Teriakan Mertada tetap tidak digubris istrinya. Karena kesal, Mertada lalu mengamuk sembari mencabut kaca spion motornya, lalu melemparkan benda tersebut ke dalam toko. 

Melihat kegaduhan tersebut, petugas security Komplek Pertokoan Udayana bersama warga lalu coba menghentikan aksi Mertada. Nah, saat itulah data petugas kepolisian, yang kemudian ikut mengamankan Mertada. “Ya, polisi sedang tugas di sekitar sana melihat ada keributan, sehingga terjun mengamankan pelaku,” lanjut sumber tadi.

Saat diamankan polisi yang biasa berjaga di Sub Sektor Diponegoro, Bripka I Made Kabayan, Mertada bukannya diam, namun tetap berontak. Bahkan, aksi beringasnya kian menjadi-jadi. Puncaknya, mantan debt collector ini nekat coba merampas senjata pistol yang terselip di pinggang polisi yang mengamankannya tersebut. 

Beruntung, senjata api tersebut tidak tercabut. Mertada pun berhasil diamankan dalam kondisi tangan diborgol. Dia kemudian digelandang ke Mapolsek Denpasar Barat untuk dimintai keterangannya lebih lanjut. Anehnya, meski sudah berada di kantor polisi, Mertada tetap saja mengamuk dan berusaha melepaskan diri dari petugas. 

Informasi lain menmyebutkan, pelaku Putu Mertada tidak ada merampas senjata pistol polisi. Saat didatangi Bripka I Made Kabayan, pelaku yang tidak memiliki pekerjaan ini memohon agar dipinjami senjata pistol untuk dipakai bunuh diri. Namun, polisi langsung mengamankannya ke Mapolsek Denpasar Barat. "Nggak ada rampas sejata. Justru dia (Putu Mertada) yang meminta pistol untuk bunuh diri di depan istrinya,” ujar sumber NusaBali.

Pelaku Putu Mertada diketahui tinggal kos di Jalan Tukad Banyusari Nomor 60 Denpasar Selatan. Mertada berasal dari Lingkungan Sangket, Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Buleleng. Informasi yang beredar, aksi onar Mertada dilatarbelakangi sakit hati dengan sang istri dan dan mertuanya. Sebab, keluarga besar sang istrinya yang sudah dinikahi 5 tahum silam dan dikaruniai seorang anak laki-laki itu disebut-sebut mengesampingkannya. 

Sementara itu, Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Gede Sumena, mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku Putu Mertada. Menurut Kompol Sumena, pria yang ngamuk-ngamuk di Pertokoan Udayana ini diduga kuat stres berat akibat masalah keluarga. “Kami masih meminta keterangan pelaku,” ujar Kompol Sumena saat dikonfirmasi NusaBali, tadi malam. 

Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aan Saputra RA, mengaku pihaknya terpaksa mengamankam Putu Mertada selama 1x24 jam. Pasalnya, perbuatan yang bersangkutan dinilai mengganggu ketertiban umum. Hingga tadi malam, Mertada masih diperiksa polisi, namun irit bicara.

Menurut Iptu Aan, pelaku mengaku sakit hati karena hendak dicerai istrinya. "Pelaku sempat nekat mencoba bunuh diri mengggunakan senjata keris. Beruntungm nyawanya berhasil diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit. Nah, tadi sore (kemarin) dia mau coba bunuh diri lagi. Untungnya, anggota cepat bertindak dan mengamankannya," tegas Iptu Aan. 

(NusaBali)

Related

Seputar Bali 4697408705060161742

Post a Comment

item