Ekspor Bali Naik Signifikan


www.nusabali.com-ekspor-bali-naik-signifikan

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Nilai ekspor barang dari Bali mengalami kenaikan tajam dan siginifikan, 4,77 persen pada Agustus 2017 dibanding Juli 2017. Pada Juli nilai ekspor barang US $ 41.112.256. Sedang pada Agustus tercatat US$ 43.072.264. Peningkatan ini juga terjadi jika dibanding Agustus 2016. Pada Agustus 2016 nilai ekspor Bali US$ 40.664.715.

Ada lima komoditas utama ekspor Bali pada Agustus. Yakni, produk ikan dan udang, produk perhiasan/permata, produk pakaian jadi bukan rajutan, produk kayu  dan barang dari kayu dan produk perabot penerangan rumah.  Prosentasenya 20,60, persen, 15,00 persen, 12,09 persen, 10,92 persen  dan 8,65 persen.

Data dari Badan Pusat Statistik  (BPS) Provinsi Bali mencatat, sebagaian besar ekspor dengan tujuan Amerika Serikat, Australia, Jepang, Singapura dan Hongkong. Prosentasenya 30,35 persen, 9,19 persen, 7,36 persen, 7,06 persen dan 4,67 persen.

Kepala BPS Provinsi Bali  Adi Nugroho mengatakan, peningkatan nilai ekspor Bali dari bulan sebelumnya dominan dipengaruhi meningkatnya nilai ekspor  dengan tujuan Australia, sebesar 38,88 persen. Atau US$.1.108.101. 

“Setelah Australia yang menunjukkan peningkatan adalah Brasil dan Belanda, Nilai ekspor ke Brasilia US$ 386.988 dan Belanda US$ 356.129,” kata Adi Nugroho, Selasa (3/10). 

Sedang dari segi komoditas kenaikan nilai ekspor Bali dipengaruhi naiknya nilai sejumlah produk eskpor. Diantaranya perhiasan/permata, perabotan penerangan rumah tangga, pakaian jadi bukan rajutan, ikan dan udang, serta produk kayu dan barang dari kayu. 

“Kenaikan nilai produk ini yang mempengaruhi naiknya nilai produk ekspor  Bali pada Agustus lalu,” jelas Adi Nugroho.

Selain mencatat kenaikan nilai ekspor  pada beberapa negara tujuan ekspor , Australia, Brasilia dan Belanda, beberapa pangsa ekspor barang asal Bali juga mengalami penurunan, dibanding bulan Juli. Negara-negara tujuan yang anjlok nilai ekspornya, Amerika  Serikat, Singapura dan Hongkong. Nilai ekspor ke Amerika  tercatat US$. 13.074.012. Sedang pada Juli nilainya  US$ 13.631.544 atau menurun  4,09 persen. . Kemudian Singapura dari US$ 3.366.822 pada Juli,  menjadi US$ 3.041.865, atau turun 9,65 persen.  Kemudian ke Hongkong, dari US$ 2.066.669 menjadi US$  2.013.271 atau turun 2,58 persen.

Meski demikian secara kumulatif eskpor asal Bali dari Januari-Agustus mengalami peningkatan sebesar 7,88 persen. Dari US$ 325.159.144 menjadi US$ 350.772.770. Diharapkan trend peningkatan ekspor tersebut bisa berlanjut pada waktu berikutnya. “Kita tentu berharap kondisi terus meningkat,”  ujar Adi Nugroho.

(NusaBali)

Related

Berita Ekonomi 4657673002872423566

Post a Comment

item