Catalonia mau deklarasi kemerdekaan, Raja Spanyol anggap referendum tak sah



Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Catalonia akan mendeklarasikan kemerdekaan dari Spanyol dalam hitungan hari. Akhir pekan ini atau awal berikutnya. Rencana deklarasi akan dilakukan oleh Carles Puigdemont.

Raja Spanyol Felipe VI mengatakan penyelenggara pemungutan suara menempatkan Catalonia di luar hukum. Dia juga menambahkan kalau situasi di Spanyol sangat serius menyerukan persatuan.

Ratusan ribu orang di Catalonia juga melakukan protes pada polisi Spanyol karena kekerasan yang mereka lakukan selama pemungutan suara. Hampir 900 orang terluka dan 33 polisi juga terluka. 

Jika pemerintah Spanyol ikut campur tangan dan menguasai Catalonia, Puigdemont mengatakan, kalau itu kesalahan yang mengubah segala sesuatu.

Puigdemont mengatakan, saat ini tidak ada kontak antara pemerintah di Madrid dan delegasi administrasi. Ia tidak setuju dengan pernyataan Komisi Eropa, bahwa peristiwa di Catalonia menjadi masalah internal untuk Spanyol. 

Raja juga mengatakan Pemimpin Catalan yang menyelenggarakan referendum menunjukkan mereka tidak hormat pada kekuasaan negara. "Mereka telah melanggar prinsip-prinsip demokrasi dari hukum. Hari ini, masyarakat Catalan retak," kata Raja dikutip dari BBC, (4/10)

Jajak pendapat dinilai dapat menempatkan perekonomian yang kaya antara wilayah utara-tengah dan seluruh Spanyol. Tapi dia menekankan bahwa Spanyol akan mengatasi masa sulit. 

Pemerintah pusat menegaskan referendum itu tidak sah.

(Merdeka.com)

Related

Dunia 87651320879479694

Post a Comment

item