Hujan Deras Datang, Puluhan Rumah Warga di Jembrana Diterjang Banjir 1,5 Meter, Ternak Tenggelam


Hujan Deras Datang, Puluhan Rumah Warga di Jembrana Diterjang Banjir 1,5 Meter, Ternak Tenggelam

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Jembrana, Bali kembali memicu terjadinya banjir di sejumlah Desa dan Kelurahan, Selasa (17/10/2017).

Seperti di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter memaksa warganya kembali mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Pantauan redaksi Selasa pagi ini, banjir kembali melanda puluhan rumah warga di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana.
Puluhan warganya pun terpaksa kembali mengungsi ke Balai Subak setempat dengan membawa perbekalan seperlunya.
Satu diantara warga yang mengungsi, I Gede Wartama (34) mengatakan banjir ini dipicu oleh meluapnya sungai Samblong yang memang kerap terjadi setiap hujan deras datang.
Menurutnya, ketinggian air akibat meluapnya sungai ini mencapai sekitar 1, 5 meter dengan puncaknya terjadi pada Selasa subuh sekitar pukul 02.00 WITA.
"Tadi mengungsinya sekitar pukul 03.00 WITA, ajak istri dan dua orang anak.Tidak sempat bawa barang-barang berharga, hanya bawa pakaian pengganti saja," katanya.
Sementara itu, Lurah Sangkaragung, I Gede Nyoman Suardana mengatakan ini mengatakan selain menyebabkan puluhan warganya mengungsi, banjir ini juga dilaporkan menenggelamkan ratusan ternak para warga.
Untuk warga yang mengungsi ini diterjang banjir lantaran pemukimannya berada di pinggiran sungai
Samblong yang kebetulan tak ada tanggul sungainya.
"Ini kali ketiga dalam tahun ini warga kami mengungsi karena banjir langganan. Kami sudah koordinasi dengan Pemkab Jembrana dan sudah dilanjutkan ke Balai Wilayah Sungai Bali Penida. Ini pertemuan sungai 3 besar, makanya pasti meluap airnya kalau diguyur hujan deras," terang Suardana ketika ditemui Selasa pagi ini.
(TribunNews)

Related

Seputar Bali 3536383082964502982

Post a Comment

item