UNICEF bakal bangun 1.300 sekolah buat anak-anak Rohingya



Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan pengungsi dan anak-anak, UNICEF, akan membangun lebih dari 1.300 sekolah bagi anak-anak Rohingya yang mengungsi ke Bangladesh.

Saat ini UNICEF sudah menjalankan 182 sekolah baru di kamp-kamp pengungsi Rohingya di Cox Bazar, Bangladesh. Sejauh ini sudah 15 ribu anak bersekolah.

"UNICEF berencana meningkatkan jumlah sekolah menjadi 1.500 untuk menjangkau 200 ribu anak dalam setahun ke depan," kata pernyataan UNICEF, seperti dilansir the Daily Star, Ahad (1/10).

"Pendidikan dalam kondisi lingkungan yang aman sangat penting bagi anak-anak yang menderita karena krisis ini," kata Edouard Beigbeder, perwakilan UNICEF di Bangladesh.

Sekolah anyar nantinya akan menampung anak-anak usia empat hingga enam tahun dan pendidikan non-formal lainnya disediakan untuk anak usia enam hingga 14 tahun. Sekolah itu juga akan terdiri dari tiga waktu belajar-mengajar, masing-masing waktu menampung 35 anak.

Mereka akan diajarkan bahasa Bengali, Inggris, Matematika, Birma, Sains, Seni, dan lagu-lagu kebangsaan.

Selain itu, tidak kalah penting, mereka juga mendapat penyuluhan psikososial, dan diajarkan cara hidup bersih. Mereka nanti akan diberi buku, pena, pensil warna, tas sekolah, dan perlengkapan belajar lainnya. 

(Merdeka.com)

Related

Dunia 9160970660476252109

Post a Comment

item