Jualan Bumbu Dapur, Ngunyen Dang Quang Raih Kekayaan Rp 16 Triliun


Ngunyen Dang Quang

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Nama pengusaha Ngunyen Dang Quangtidak asing lagi bagi penduduk Vietnam.

Maklum, produk bumbu dapur yang dihasilkan perusahaan besutannya, Masan Group, disebut-sebut jadi barang wajib untuk kebutuhan rumah tangga warga setempat. Inilah yang membawa pria kelahiran 54 tahun silam ini masuk jajaran orang terkaya di Vietnam.

Mengutip Bloomberg, Jumat (19/1/2018), Masan Group membukukan peningkatan penjualan produk dua kali lipat hanya dalam hitungan enam bulan terakhir. Alhasil, Indeks Miliuner Bloomberg mencatat, per Januari 2018, pemimpin dan pendiri Masan Group ini memiliki total kekayaan sebesar 1,2 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 16 triliun.

Analis Kantar Worldpanel Vietnam, David Anjoubault mengatakan, setidaknya sekitar 95 persen penduduk di Vietnam merupakan pelanggan salah satu produk buatan Masan Group.

"Perusahaan manufaktur lokal seperti Masan memiliki pemahaman yang baik tentang kebutuhan para pembeli dan tren gaya hidup di negaranya (Vietnam) dengan pengembangan produk lokal sebagai kunci kesuksesan," ujar Anjoubault.

Dang Quang hampir memegang porsi saham pengendali di perusahaan holding Masan Group dengan total kepemilikan sebesar 49 persen. Sisa saham dimiliki oleh kerabatnya, yakni Ho Hung Anh, yang juga menjabat wakil pemimpin usaha Masan Group.

Sebagai gambaran, Masan Group merupakan produsen aneka kebutuhan dapur, seperti saus sambal, mi instan, saus ikan, sup beras, sosis dan kebutuhan makanan di Vietnam. Saban bulan, perusahaan ini memproduksi 30 juta bungkus mi instan. Tak hanya itu, Masan juga menjadi produsen makanan hewan terbesar di negaranya. 

(Kompas.com)

Related

Berita Ekonomi 1220809015243340114

Post a Comment

item