Redam Marquee Player Lawan


www.nusabali.com-redam-marquee-player-lawan

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - WCP melakukan antisipasi khusus kepada beberapa marguee player Changrai United. Apalagi tim lain sulit memenangkan pertandingan di sini.
Widodo Tahu Kekuatan Chiangrai United
Pelatih Kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro mengaku mengetahui kekuatan Chiangrai United pada laga play off kedua Liga Champions Asia, di Stadion Singha, Thailand, Selasa (23/1) malam ini. Menurutnya, lawan dinilai kuat dalam transisi menyerang ke bertahan. Selain itu, Widodo meminta meredam dan mengantisipasi khusus kepada marguee player.

Apalagi Chiangrai baru memenangkan Khor Royal Cup 2018 kontra juara Thai League 1 musim lalu , Buriram United.  Kejuaraan itu semacam Super Cup Thailand.

"Kami sudah tahu kekuatan Changrai United saat lawan klub lokal Buriram United, itu sudah kami pelajari. Makanya, kami datang ke sini siap pulang membawa poin," ucap Widodo Cahyono Putro, dalam sesi jumpa pers, Senin (22/1).

Pada saat itu, melihat Chiangrai United terakhir bertanding menggunakan formasi 3-5-2. Dan, masing-masing formasi memang punya kelebihan dan kelemahan. Tapi skuat Serdadu Tridatu, kata Widodo, sudah melakukan persiapan sejak menang lawan Tampines Rover di kandang. Ia juga menyebutkan, timnya sudah latihan soal taktikal, fisik dan psikis pemain dalam melawan Changrai. 

"Saya akui lawan kami Changrai United kuat menyerang, termasuk dari menyerang ke bertahan. Transisi mereka mereka sangat bagus," tandas Widodo. 

Bahkan pelatih yang biasa disebut coach WCP itu telah melakukan antisipasi khusus kepada beberapa marguee player Changrai United. Itu patut diwaspadai. Apalagi, tim lain memang sulit memenangkan pertandingan disini. 

"Tapi kami datang dari Indonesia untuk meraih poin maksimal di kandang Changrai United," tegas Widodo.

Di Chiangrai United, setidaknya ada empat pemain asal Brasil. Sang arsitek tim Alexandre Gamma juga dari Brazil. Keempat pemain asal Brazil itu Victor Mattos Cardozo, Gilberto Macena, Cleiton Silva, dan penyerang anyar yang baru saja didatangkan dari klub Arab Saudi, Al Khaleej Club, Jandson Dos Santos. 

"Kami akui pemain nomor 3 dan 11, striker Brazil cukup tajam. Nomor 10 pemain lokal, dan pemain asal Korea yang di belakang centerback juga sangat berbahaya. Centerback lawan juga bisa penetrasi ke pertahanan jantung kita. Ditunjang tim dengan kualitasnya merata. Secara keseluruhan tetap mewaspadai semua pemain, terlepas beberapa pemain kami berikan atensi khusus," kata coach Widodo.

Begitu juga soal cuaca tidak menjadi masalah. Karena di Indonesia, juga kami sudah waspadai hal itu, ada beberapa daerah yang mirip cuacanya di Indonesia dengan Changrai United tempat kami bertanding. "Seluruh pemain kami dalam kondisi siap tempur dan bertanding, dari 18 pemain yang kami bawa," tutur Widodo.

Sementara itu kapten tim Bali United, Fadil Sausu juga menegaskan, datang jauh-jauh dari Bali penuh dengan motivasi tinggi untuk target meraih kemenangan. "Mendengar dari teman-teman, tim Changrai United dikatakan tim bagus dan kuat. Tapi, kami siap melaksanakan sesuai instruksi pelatih untuk memenangkan pertandingan menghadapi anak asuh coach Alexandre Gamma pelatih asal Brazil," jelas Fadil Sausu.

(NusaBali)

Related

Olahraga 5473358262736721177

Post a Comment

item