Sejumlah Restoran KFC di Inggris Tutup, Ada Apa?

Ilustrasi KFC

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali   Sejumlah restoran cepat saji asal Amerika Serikat, Kentucky Fried Chicken atau KFC, di Inggris tutup. Alasannya sungguh mengejutkan.
Cabang KFC di Bristol, Berkshire, Cheshire, Devon, Newcastle, Suffolk dan Surrey terdampak oleh urusan partner pemasok ayam untuk KFC.
Tanda-tanda ditempatkan di pintu gerai KFC di seluruh negeri yang mengatakan bahwa restoran ditutup karena "beberapa masalah dengan pengiriman stok ayam hari ini".
Ratusan orang memposting pesan kemarahan di Twitter, setelah menemukan bahwa Kentucky Fried Chicken telah kehabisan ayam goreng. Demikian seperti dikutip dari Independent pada Senin (19/2/2018).
Beberapa dari mereka yang mengunjungi toko-toko yang terkena dampak pergi ke restoran KFCterdekat hanya untuk menemukan tanda yang sama telah ditempatkan di sana juga.
Seorang pelanggan bercanda menggambarkan situasinya sebagai "akhir dunia".
Summer Thomas berkata, "Ohhhh KFC, apa yang Anda pikirkan saat bermain di dekat hampir setiap cabang di Bristol karena Anda kehabisan ayam! Ini pada dasarnya adalah akhir dari dunia."
Juru bicara KFC segera mengeluarkan pernyataan seputar penutupan gerainya akibat pemasokan ayam segar yang bermasalah.
"Kami memiliki partner baru dalam pengiriman, tapi mereka memiliki beberapa masalah dalam menyediakan ayam segar ke 900 restoran. Bagi mereka masalah itu cukup kompleks," kata seorang juru bicara KFC di Inggris.
"Kami tidak akan berkompromi dengan kualitas, jadi beberapa restoran kami di Inggris terpaksa kami tutup, menu dikurangi, atau jam yang dipersingkat selama akhir pekan."
"Kami ingin berterima kasih kepada tim restoran kami yang luar biasa, yang bekerja sepanjang waktu untuk membuat kami bangkit dan beroperasi lagi," ucap juru bicara KFC itu.
Bagi warga Inggris, KFC segala-galanya. Seperti halnya, pasangan ini yang mengikat janji di salah satu gerai KFC di Worcester, Inggris. 
Sebelum melakukan resepsi di KFC, keduanya telah terlebih dahulu mengucap janji suci di balai kota. Setelah acara selesai, baru mereka menuju KFC bersama keluarga untuk menikmati menu ayam goreng dan soda.
Cherish mengatakan, ia telah berencana untuk menggelar resepsi pernikahan di restoran bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Hal itu ia pilih lantaran tak ingin menikmati pesta dengan hidangan mewah yang membosankan.
"Cara ini sudah saya pikirkan sejak lama dan kami pikir hal ini akan menyenangkan," ujar Cherish.
"Kebetulan kami berdua menyukai ayam dan kentang goreng. Bisa dibilang tiap minggu kami memesan makanan cepat saji," tambahnya.
Jika selama ini pesta pernikahan identik dengan kata mahal, berbeda halnya dengan Simms dan Cherish. Keduanya hanya mengeluarkan kocek senilai 100 pound sterling atau setara dengan Rp 1,8 juta.
Selain doyan makan ayam, cara ini dinilai ampuh bagi keduanya untuk menghemat dan menabung. Nantinya, uang tabungan itu digunakan untuk berbulan madu.
Resepsi pernikahan Simms dan Cherish ternyata disambut baik oleh karyawan KFC. Mereka menghiasi tempat tersebut dengan berbagai pernak-pernik dan balon merah -- meski Simms dan Cherish tak meminta hal itu.











sumber : liputan6.com

Related

Info Unik 3853693256286832405

Post a Comment

item