Warga Nilai Pembangunan Memuaskan

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali    Berkat pembangunan yang digalakkan ini memberikan hasil positif bagi perkembangan sektor pariwisata khususnya di Nusa Penida. Hal tersebut diutarakan sejumlah warga saat mengikuti Program Temu Wirasa untuk wilayah Kecamatan Nusa Penida, di Banjar Punduk Kaha, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Selasa (6/2). Bendesa Bunga Mekar Wayan Bada mengaku cukup puas dengan berbagai capaian pembangunan infrastuktur serta program yang telah berjalan di Nusa Penida. “Kami merasakan pembangunan ini berdampak positif pada warga, yang turut aktif bergerak mendukung sektor pariwisata,” ujarnya.

Ketua Majelis Alit Desa Pekraman Kecamatan Nusa Penida Wayan Supartawan, menyampaikan terima kasih atas kinerja pemerintah beberapa tahun belakangan ini. Berkat pembangunan yang pesat mengakibatkan distribusi barang ke wilayah Nusa Penida menjadi lancar untuk mendukung pariwisata. Namun dirinya juga mengingatkan supaya pesatnya pembangunan infrastruktur dibarengi dengan penguatan pelestarian adat dan budaya. Hal senada disampaikan warga Banjar Karang Dawa, Desa Bunga Mekar, Wayan Serman. Selain mengapresiasi pembangunan di Nusa Penida,  dirinya berharap SD 8 Sakti tidak ditutup meskipun siswanya yang sedikit. Dirinya beranggapan, dengan pesatnya perkembangan pariwisata maka warganya yang dulu merantau akan kembali pulang dan menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.

Bupati Nyoman Suwirta mengatakan, dirinya tidak akan pernah melupakan pelestarian adat dan budaya di tengah pesatnya perkembangan pariwisata. Sesuai dengan misinya yang pertama yakni penguatan seni adat dan budaya. Namun dirinya berharap MMDP merancang sebuah program inovatif yang akan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Rancanglah program yang dapat meringankan beban masyarakat di masing masing kecamatan, seperti upacara manusia yadnya massal, sehingga warga kita yang jauh tidak harus ke kota untuk ikut serta dalam upacara tersebut,” ujar Bupati Suwirta.

Menanggapi permohonan supaya tidak menutup SD 8 Sakti, Bupati Suwirta meminta Dinas Pendidikan untuk tidak sembarangan meregrouping sekolah yang minim siswa. Pihaknya malah akan meningkatkan sarana belajar seperti meja, kursi, seperangkat gong bale ganjur atau drumband ke sekolah sekolah di pelosok. Dengan demikian maka akan terjadi pemerataan kualitas sekolah.

Untuk pemenuhan air bersih bagi warga Desa Sompang, Bupati Suwirta mengaku pihaknya bersama PDAM Klungkung saat ini  tengah berupaya mempercepat cakupan pelayanan air minum menjadi 100 persen. “Ke depannya kami Pemkab Klungkung bersama PDAM akan berupaya mewujudkan cakupan layanan air minum menjadi 100 persen,” ujarnya.

Program Temu Wirasa ini merupakan temu wirasa terakhir di wilayah kecamatan Nusa Penida. Program ini digelar sebagai upaya sosialisasi capaian pembangunan selama kepemimpinan Bupati Nyoman Suwirta. Berkat pembangunan infrastruktur yang digalakkan pemerintah di wilayah kepulauan, telah memberikan hasil positif bagi perekonomian warga serta perkembangan pariwisata. Kepada para Kepala Perangkat Daerah (KPD) Bupati Suwirta perintahkan untuk mempercepat realisasi pembangunan di awal tahun. Karena dengan semakin cepat realisasi proyek maka dampaknya akan lebih cepat dirasakan masyarakat dan dengan hasil yang diperoleh lebih banyak.






sumber : nusabali.com

Related

Warta Semarapura 3751114272305765672

Post a Comment

item