Bibir Kempis, Kylie Jenner Akui Tak Lagi Suntik Bibir

Bibir Kempis, Kylie Jenner Akui Tak Lagi Suntik Bibir

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali   Bibir seksi Kylie Jenner yang tebal, seksi, dan jadi impian banyak perempuan kini sudah berubah. 

Penampilan Kylie Jenner selama ini terkenal lewat bibir berfiller sehingga tampak lebih tebal dan seksi. Tapi kini, perempuan berusia 20 tahun itu mengaku tak lagi memakai filler di bibirnya.

Kylie yang merupakan anggota keluarga Kardashian itu mengungkapkan dirinya saat ini sudah tidak lagi memakai filler bibir lewat sebuah pernyataan Instagram. 
Dia menggunggah sebuah foto berpose bersama dengan sahabatnya Anastasia Karanikolaou.

Seorang netizen lalu menyadari ada yang berbeda pada wajah kekasih Travis Scott itu.

"Dia terlihat seperti Kylie yang lama, saya tidak tahu mengapa," tulis netizen.

Kylie pun mengaku dan mengungkap bahwa dia tak lagi memakai filler bibir. Dalam foto itu, bibir Kylie memang tampak lebih kempis daripada biasanya.

"Saya menyingkirkan semua filler saya," kata Kylie diikuti dengan beberapa emoji bermata lebar dan emoji senyum.
Dalam unggahan berikutnya Kylie lalu mengunggah foto yang memamerkan bentuk bibirnya lebih jelas. Dalam foto itu Kyle berpose dengan Karanikolaou sambil mengenakan gaun bodycont hitam. Wajah ibu satu putri itu hanya dipoles sedikit make up dan tanpa ekstensi rambut.

Tak diketahui secara pasti alasan Kylie tak lagi menggunakan filler bibir. Namun, filler bibir itu memang memiliki beberapa efek samping dan risiko.

Diberitakan Web MD, filler bibir merupakan salah satu prosedur kosmetik yang digunakan untuk membuat bibir menjadi tebal, penuh dan berisi. Metode lip filler ini biasanya dilakukan menyuntikkan asam hialuronat. 

Asam ini merupakan zat alami yang ditemukan dalam tubuh dan berfungsi untuk memberikan volume pada bibir.
Beberapa metode filler juga menggunakan zat kolagen. Namun, metode ini sudah jarang digunakan karena banyak memiliki efek samping.

Penggunaan zat serupa asam hialuronat itu juga mengandung efek samping seperti pendarahan di tempat suntikan, bengkak dan memar, kemerahan dan nyeri, serta bibir melepuh.

Sementara itu, risiko yang dapat muncul di antaranya pembengkakan atau memar parah, bibir menjadi tak simentris, terdapat benjolan, infeksi, dan menyebabkan alergi seperti kemerahan dan gatal. 







































































sumber : CNNIndonesia.com

Related

Gaya Hidup 6484815587887182548

Post a Comment

item