4 Aturan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Malaysia Dilonggarkan


Srinadi 99,7 FM | Radio Bali -  Malaysia telah memberikan kelonggaran kepada masyarakatnya untuk bisa berpergian, makan di luar, dan terlibat dalam olahraga luar lapangan kepada mereka yang sudah menyelesaikan vaksinasi Covid-19.

Berikut 4 aturan pencegahan penyebaran wabah virus corona yang sudah dilonggarkan oleh pemerintahan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin: 

1.Masyarakat yang sudah di vaksin Covid-19 boleh keluar rumah

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin telah mengumumkan adanya beberapa kelonggaran aktivitas bagi individu yang sudah mendapat dua dosis vaksin virus corona. Kelonggaran tersebut, bisa dinikmati setelah hari ke-14 penerima mendapat suntikan dosis kedua vaksin Pfizer, Astrazaneca, atau Sinovac.

“Saya paham banyak yang dihadapkan pada kelelahan akibat pandemi. Dengan mempertimbangkan masukan dari Kementerian Kesehatan, pemerintah siap memberikan kemudahan bagi mereka yang telah menyelesaikan imunisasi vaksin Covid-19-nya,” kata Muhyiddin.

2.WNA bisa menjalani karantina mandiri di rumah

Muhyiddin juga menyatakan bahwa WNA maupun Warga Malaysia yang baru pulang dari luar negeri diwajibkan dan diperbolehkan untuk menjalani karantina dari rumah, tidak harus melakukan karantina berbayar dari hotel atau tempat karantina yang telah ditentukan.

Kebijakan tersebut berlaku bagi warga di semua negara bagian, terlepas dari semua fase Rencana Pemulihan Nasional di masing-masing negara bagian tersebut.

3.Mengizinkan rumah ibadah beroperasi, makan di luar dan olahraga

Warga Malaysia sekarang sudah diperbolehkan untuk beribadah ke Masjid dan rumah-rumah ibadah lainnya. Hanya saja, harus tetap menaati protokol kesehatan dengan baik.

Mereka juga diperbolehkan makan di luar dan melakukan olahraga luar ruangan non-kontak. 

“Saya ingin menyarankan masyarakat untuk makan di tempat hanya jika diperlukan dan tidak menghabiskan waktu terlalu lama. Pilih lokasi yang memiliki ventilasi yang baik,” kata Muhyiddin. 

Pemilik restoran diharuskan menyiapkan lebih banyak kursi bagi tamu di area terbuka untuk mengurangi risiko infeksi.

Masyarakat Malaysia juga diperbolehkan melakukan olahraga di luar ruangan mulai pukul 06.00 pagi hingga pukul 22.00 dengan tetap menjaga jarak fisik.

4.Penduduk Negara Status Fase Dua Boleh Lintas Wilayah

Untuk penduduk negara bagian dengan status Fase Dua dan seterusnya sudah diizinkan untuk bepergian lintas wilayah.

Saat ini Perlis, Sarawak dan wilayah federal Labuan berada di fase ketiga, serta Kelantan, Terengganu, Pahang, Perak Penang dan Sabah berada pada fase kedua.

Salah satu kelonggaran juga diberikan kepada pasangan jarak jauh. Pasangan jarak jauh dapat melintasi negara bagian atau kabupaten untuk bertemu.

“Orang tua dapat melakukan perjalanan lintas negara bagian atau kabupaten untuk menengok anak-anak mereka yang berusia di bawah 18 tahun,” kata Muhyiddin menambahkan.


Tempo

Related

Dunia 1818111765490337859

Post a Comment

emo-but-icon

item