Voice People Bali Membuka Peluang Baru di Industri Suara





Srinadi 99,7 FM | Radio Bali   Voice People Bali, sebuah komunitas voice over akhirnya resmi dibuka di Pulau Dewata, Bali. Peresmian komunitas ini ditandai dengan rangkaian acara Meet and Greet Semetonvoice dan Voice Over Clinic, bertempat di Neun Cafe, Jalan Duyung No. 9, Sanur, Denpasar, Sabtu (27/1/2024).

Voice People Bali merupakan salah komunitas cabang dari Voice Institute Indonesia, sebuah institusi pelatihan yang berfokus pada industri suara (voice industry). 
Voice Institute Indonesia sendiri sudah berdiri sejak tahun 2019. Kelompok ini merupakan sebuah wadah kreativitas yang dibentuk untuk memberikan pelatihan secara lebih mendalam terkait dunia voice over itu sendiri. Nantinya, dari pelatihan ini, para peserta dapat memiliki keterampilan lebih dalam hal olah suara, seperti kebutuhan public speaking, menjadi MC, radio announcing, dubbing, podcasting, dan sejenisnya.

Launching Voice People Bali Community ini, menghadirkan Bimo Kusumo dan Binta Nadhila, selaku professional voice over talent dan juga founder dari Voice Institute Indonesia. 

Dalam kesempatan tersebut, kedua pembicara sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat Bali dengan kehadiran komunitas ini di Pulau Dewata. Kelas Voice Over sebenarnya sudah dijalankan sejak lama. Namun untuk wilayah Bali, kegiatan kelas saat itu masih dijalankan secara online.

Bimo Kusumo, menjelaskan bahwa potensi dan minat masyarakat terhadap dunia voice over terbilang cukup tinggi di Bali. Oleh karena itu, Voice Institute Indonesia memutuskan untuk membuka kelas offline di Pulau Dewata. 

Menurut Bimo, voice over adalah sebuah industri suara yang termasuk sangat menjanjikan dalam dunia karier sekarang ini. Jasa voice actor/actress sudah sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam dunia entertainment saja tetapi juga bisa merambah pada bidang produksi lainnya yang membutuhkan. 

“Kami akan terus berjuang demi kemajuan industri voice over, dan profesi voice over talent bisa ke depannya menjadi lapangan pekerjaan baru. Itu yang memang menjadi visi dan misi kami”, tandas Bimo.

Selain menggelar launching Voice People Bali Community, kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan Voice Over Clinic. Acara ini dibuka dengan sharing session, terdiri dari pembekalan materi Basic Voice Over Skill dan latihan praktis bagi para peserta. 

Lebih lanjut, Bimo menerangkan, pembukaan Voice People Bali ini juga bertujuan untuk memperluas wadah industri voice over di wilayah luar Pulau Bali, seperti NTB, NTT, dan sekitarnya. 

“Melihat Bali dan sekitarnya merupakan pulau dengan pariwisata yang indah, harapannya dapat menjadi modal untuk mempromosikan pariwisata ke seluruh dunia melalui media voice over,” terang Bimo.

Saat ini, para peserta yang sudah mendaftar di Voice People Bali Community sudah berjumlah 103 peserta. Anggota komunitas ini, nantinya akan digembleng dengan sejumlah jadwal pelatihan teori dan praktik. “Kita akan gunakan sistem semi kurikulum untuk kegiatan pelatihannya,” beber Bimo.

Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol bahwa Voice People Bali Community telah resmi berdiri.








sumber : nusabali.com

Related

Seputar Bali 3072776508568154647

Post a Comment

emo-but-icon

item