Hotel Diminta Hormati Amati Geni, Dinner Harap Dilakukan Sebelum Malam


Hotel Diminta Hormati Amati Geni, Dinner Harap Dilakukan Sebelum Malam

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali -  Bali Hotel Association (BHA) mengimbau terkait peraturan saat Hari Raya Nyepi.
Pihaknya agar semua hotel tidak melanggar peraturan-peraturan yang telah dibuat demi menghormati Nyepi.
Ketua BHA Ricky Putra mengingatkan semua stakeholder pariwisata khususnya hotel dan resort pada saat Nyepi agar para tamunya makan malam atau dinner lebih awal sebelum pukul 18.00 Wita.
“Saat Nyepi kami imbau tamu dinner lebih awal, karena setelah pukul 18.00 Wita lampu akan kami padamkan atau dikecilkan seminimal mungkin,” kata Ricky Putra kepada Tribun Bali, Minggu (26/3/2017).
Hal ini disosialisasikan agar petugas hotel tidak kelabakan dan melakukan persiapan lebih awal menjelang malam hari sebagai bentuk penghormatan amati geni.
“Jadi kami imbau tamu-tamu agar bisa menjaga amati geni perayaan Nyepi,” ujar Ricky.
Tidak hanya itu, BHA juga memberi peraturan kepada hotel terkait batasan waktu menghidupkan lampu dan boleh melakukan kegiatan yaitu sejam setelah Nyepi berakhir tepatnya pukul 07.00 Wita.
“Kami beri imbauan kepada hotel pada Rabu (29/3/2017) untuk jam berapa tamu diperbolehkan menghidupkan lampu, minimal kami anjurkan batasan waktu sejam setelah pukul 06.00 Wita baru kami melakukan kegiatan,” imbuhnya.
Pihaknya berharap hotel tidak melanggar peraturan Nyepi.
“Semoga semua upacara berjalan dengan baik, penyepian berjalan dengan tertib di semua area, dan semoga ini memberikan dampak positif bagi semua warga Bali dan para tamu,” katanya.
“Kami berharap semua stakeholder bisnis, perekonomian, dan pariwisata bisa berjalan dengan baik di Bali,” tutupnya.
Sementara itu, di halaman Beachwalk, Kuta, Badung digelar ogoh-ogoh Kids Festival Bali pada Minggu (26/3).
Sebanyak 6 ogoh-ogoh diarak dan kali pertama Banjar Samping Buni dari Pemecutan Kelod mengarak ogoh-ogoh keliling.
Pawai tersebut menjadi perhatian pengunjung Beachwalk karena yang mengangkat ogoh-ogohnya anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Acara tersebut juga sebagai sarana edukasi bagi anak-anak Bali.
Parade ogoh-ogoh dinanti-nanti wisatawan mancangera (wisman).
Terlihat begitu antusias wisman berlomba-lomba mengabadikan momen tersebut melalui telepon selulernya.
“Apresiasi pengunjung luar biasa terutama yang wisatawan mancanegara,” kata Brian, Event Manager Beachwalk, kemarin. 
(Tribunnews)

Related

Seputar Bali 2885369463165996766

Post a Comment

item