Mobil Berhias Naga Tak Dipakai Presiden, Jokowi Tak Hadiri Pembukaan PKB Ke-19 Hari Ini


Mobil Berhias Naga Tak Dipakai Presiden, Jokowi Tak Hadiri Pembukaan PKB Ke-19 Hari Ini

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dipastikan tidak menghadiri pawai dan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 tahun 2017, Sabtu (10/6/2017) hari ini.
Ketidakhadiran Presiden membuat seniman Gede Agus Wiguna Putra alias Alit (26) kecewa.
Mobil hias yang sudah dibuat begitu megah, tak jadi dinaiki Jokowi.
“Jelas rasa kecewa ada karena karya kita ini rencananya dipakai orang nomor satu di RI ini," ujar Alit saat ditemui di sela-sela ketika merangkai mobil hias Presiden di Kantor Dinas Kebudayaan Bali di Renon, Jumat (9/6/2017).
Alit sebenarnya sudah punya firasat ketidakhadiran Presiden Jokowi ke Bali.
Pada Rabu (7/6/2017) lalu, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) seharusnya melakukan pengecekan.
Namun saat itu tidak ada Paspampres yang datang melakukan pemeriksaan sebelum dinaiki Presiden.
Meskipun kecewa Jokowi batal hadir, Alit tetap membuat karyanya semaksimal mungkin.
Baginya, siapa pun yang menaiki mobil hias karyanya dia harus tetap memberikan karya terbaik.
Seniman asal Bona, Gianyar, ini mengaku harus begadang selama dua hari terakhir untuk menyelesaikan mobil hias untuk Jokowi.
Bahkan dirinya sempat mengecat ulang hiasan mobil hias ini ketika hujan badai turun membahasi langit Gianyar saat dua hari yang lalu.
 “Hujan ini dua hari lalu saya mecik peleng kanti (sampai pusing kepala tujuh keliling), semua luntur catnya karena ini cat air. Kami kan cat dahulu ketika malam hujan badai, paginya tinggal sterofoam putih saja, hanyut semua catnya. Makanya kita kebut ini biar bisa dipawaikan besok (hari ini),” ujarnya.
Alit mengatakan prosesi pembuatan mobil hias sudah hampir 100% dan tinggal finishing pamasangan sterofoam dengan sistem knock down.
 Siang ini sudah siap dipakai pawai PKB ke-39. Sekilas mobil hias ini memang tampak megah dan gagah dengan dominasi warna hitam dan emas.
Mobil setinggi sekitar 4,5 meter ini terlihat kokoh karena menggunakan truk jenis pengangkut pasir yang rangkanya memakai balok dan besi.
Saat Tribun Bali mencoba menaikinya, mobil ini tampak kokoh dan tidak bergoyang.
Mobil hias untuk Presiden Jokowi ini berbentuk seperti bale bengong di puri dengan dilengkapi togog, patung Patih Gadjah Mada dan Kebo Iwa, disertai hiasan ukiran naga di tangga.
 “Ukirannya kami menggunakan karang boma, karang tapel, karang gajah motif ukiran patra punggel kombinasikan sama ukiran samblung. Ada dua patih yakni Gajah Mada dan Kebo Iwa karena sekarang Presiden ibaratkan raja dahulu, flashback anggap saja patih itu untuk raja yang mengapit RI 1. Kalau hiasan naga memang pakem Bali umumnya tangga diapit dua naga,” jelas Alit.
Pengerjaan mobil hias Jokowi ini dimulai sejak 18 Mei 2017 yang dikerjakan di Setra Bona, Gianyar.
Hiasan mobil hias ini setara kap depan truk tempat orang mengemudi.
Untuk di lantai atas panggung panjang kedepan 6 meter, lebar 3 meter.
Kalau di bawah lebar 4 meter dan panjang 7 meter.
Kru untuk pengerjaan mobil hias Presiden ini 25 orang dengan lima orang tukang ukir.
Mobil hias ini menghabiskan dana sekitar Rp 50 juta.
(Liputan6)

Related

Seputar Bali 8763627260255196845

Post a Comment

item