Empat Cara Tingkatkan Omzet Usaha


Empat Cara Tingkatkan Omzet Usaha

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Akhir-akhir ini para pengusaha ritel sedang menghadapi ujian berat. Penjualan mereka diperkirakan turun dari biasanya karena daya beli masyarakat yang rendah. 
Ini terlihat dari curhat sejumlah pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta, kepada Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Mereka curhat mengalami penurunan omzet hingga 56 persen pada musim Lebaran lalu, dibandingkan musim sebelumnya. 
Omzet penjualan dan laba tentu saja adalah hasil akhir yang ingin dicapai oleh semua perusahaan. Jika omzet turun, laba usaha pun akan ikut turun. Masalahnya, untuk mendapatkan omzet penjualan yang tinggi bukanlah sebuah hal yang bisa serta-merta datang tanpa usaha apa pun dari si empunya usaha. 
Tentu ada langkah-langkah yang harus diambil sebagai konsekuensi dari target untuk mendapatkan omzet penjualan yang tinggi.
Cara yang harus ditempuh sebenarnya adalah hal dasar yang memang seharusnya dilakukan oleh seorang pelaku usaha demi mempertahankan kelangsungan usaha. Berikut ini sejumlah tips dari HaloMoney.co.id untuk meningkatkan omzet usaha Anda:
1. Kualitas produk
Selain sangat berpengaruh pada integritas usaha kita, kualitas produk juga sangat berpengaruh pada angka penjualan produk. Sudah menjadi hal wajib bagi semua usaha untuk selalu mempertahankan kualitas produk mereka. Ini sangat sederhana, namun cukup sulit dilakukan.
Jika kualitas sudah jempolan, konsumen pun akan loyal dan terus akan berbelanja di toko Anda. Apalagi jika usaha di bidang makanan. Jadi teruslah menjaga dan meningkatkan kualitas produk Anda. 
Rasanya tidak masalah sedikit menaikkan harga asalkan kualitas produk selalu terjaga.
2. Promosi dan branding
Ini hal penting kedua yang harusnya Anda lakukan jika ingin meningkatkan penjualan. Kekuatan promosi dan branding ini meningkatkan omzet usaha Anda. Tidak harus mahal dan ribet. Lakukanlah promosi dan branding sesuai dengan kemampuan usaha Anda dan bermacam cara. 
Contoh saja jika memiliki usaha wisata murah, promo travel, dan sejenisnya, Anda bisa berpromosi di media sosial, bahkan bisa melalui pemasaran digital (digital marketing)untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan sesuai target. 
Contoh lain, jika Anda memiliki usaha kuliner, tidak ada salahnya menggelar promosi diskon di pertengahan bulan agar omzet usaha Anda tetap tinggi di tanggal tua tersebut. 
3. Layanan terbaik
Dengan semakin banyaknya pesaing, salah satu kunci untuk menang dalam persaingan itu adalah dengan meningkatkan kualitas layanan. Taruhlah kita memiliki jenis produk yang sama dengan harga yang hampir sama, maka hal terpenting yang akan menjadi pertimbangan para konsumen tentu saja adalah pelayanannya. 
Pelayanan yang cepat bagi konsumen, ramah memperlakukan pelanggan, hingga menambah fasilitas tambahan seperti koneksi internet gratis di tempat usaha Anda, ini akan membuat pelayanan kepada konsumen bisa memiliki nilai tambah.
4. Belajar strategi pemasaran
Setiap pengusaha tidak sekadar menjalankan usahanya. Mereka juga dituntut untuk selalu belajar. Terutama belajar pemasaran atau marketing. Dan saat ini, belajar strategi pemasaran sudah bukan dengan cara konvensional lagi, melainkan perlahan-lahan harus bisa belajar pemasaran digital. 
Terutama strategi memasarkan melalui social media yang populer seperti Instagram, Facebook, dan pemasaran melalui Google. Bahan bacaan dari para praktisi digital marketing dengan mudah bisa Anda temui di situs blog dan media, dan cari melalui layanan pencarian di Google.
Memang, meningkatkan omzet penjualan adalah sebuah hal yang gampang-gampang susah. Tapi jika kita membiarkan terus omzet usaha Anda turun, semakin lama usaha akan gulung tikar. Jadi sebelum omzet usaha turun lebih dalam lagi, cobalah perbaiki dari sekarang.

(Viva.co.id)

Related

Berita Ekonomi 6805588430720376943

Post a Comment

item