Gembong narkoba Brasil buron 30 tahun akhirnya berhasil dibekuk



Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Kepolisian Brazil berhasil membekuk salah satu gembong narkoba, Luiz Carlos da Rocha, setelah bersembunyi selama 30 tahun. Dia terkenal licin karena melakukan operasi plastik berkali-kali buat menutupi identitas sebenarnya.

Dilansir dari laman Inquistr, Selasa (4/7), Rocha dibekuk pada Sabtu pekan (1/7) lalu di Negara Bagian Mato Grosso terletak di pedalaman Brasil. Dia sengaja memilih tempat itu karena dikelilingi oleh rawa, hutan, dan padang rumput luas.

Buat mengelabui aparat keamanan, Rocha juga mengganti nama menjadi Vitor Luiz de Moraes. Namun, aparat yang menangkapnya membawa serta beberapa foto Rocha lengkap dengan perkiraan perubahannya saat menggerebek. Mereka pun yakin kalau Luiz adalah buronan yang mereka cari selama ini.

Lelaki dijuluki 'Kepala Putih' lantaran rambutnya beruban ternyata menumpuk harta dari hasil menjual narkoba di tempat persembunyiannya. Antara lain uang tunai, perhiasan, pesawat, mobil, rumah, dan sejumlah harta lain.

Rocha kemudian ditahan polisi dan disangka melakukan perdagangan narkoba lintas negara dan pencucian uang. Menurut polisi, Rocha dan kartelnya membikin kokain di Kolombia, Peru, dan Bolivia.

Kokain itu lantas dikirim ke Brasil, Paraguay, Amerika Serikat, dan Eropa. Konon, dalam sebulan saja dia bisa mengirim lima ton kokain ke negaranya.

Selain yang ditemukan di lokasi persembunyiannya, ternyata Rocha juga menyimpan harta hasil penjualan narkoba di 24 lokasi. Nilainya mencapai sekitar USD 100 juta. Polisi sampai harus mengerahkan 150 anggotanya buat menggerebek seluruh tempat itu.

(Merdeka.com)

Related

Dunia 2542009082402150442

Post a Comment

item