Peternak Tewas Saat Hendak Jual Sapi


www.nusabali.com-peternak-tewas-saat-hendak-jual-sapi

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Warga Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar digegerkan dengan meninggalnya peternak sapi, I Wayan Tarka, 60, di pondok atau kandang sapi miliknya, Sabtu (29/7) kemarin. Korban Wayan Tarka ditemukan pertama kali tergeletak di pondok sapi Subak Jana Banjar Panglan, Desa Pejeng sekitar pukul 04.30 Wita.

Informasi yang berhasil dihimpun, Korban Wayan Tarka bersama menantunya Made Sulendra, 37, ketika itu sedang bersiap-siap untuk menjamu pembeli sapi asal Tebongkang, Ubud, Gianyar. Oleh Sulendra, mertuanya diantarkan sampai pondok sapi di tegalan miliknya yang tak jauh dari lokasi rumah. Sementara Sulendra, pergi ke rumah Made Sampeana, 58, bermaksud mengajak menyaksikan proses jual beli sapi. Keduanya lantas menuju pondok sapi. 

Nah, ketika itulah menantu korban kaget melihat mertuanya terbaring di pondok sapi. Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup kepala menghadap bawah arah tanah. Kemudian Sulendra dan Sampeana mengangkat korban dengan menelentangkan korban di atas bale-bale dalam gubuk. Kemudian Made Sampeana mengecek nadi korban. Ketika itu, nadi korban Wayan Tarka tak berdenyut. Atas kejadian itu, pihaknya langsung melaporkan ke Polsek Tampaksiring.

Polisi serta tim medis dari Puskesmas Tampaksiring langsung melakukan pemeriksaan luar. Menurut dr Toni, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tapi pada bagian gusi bawah mengeluarkan darah. "Kemungkinan korban jatuh hingga terbentur di tanah," jelasnya.

Kasubag Humas Polres Gianyar, AKP Ketut Alit Sudarsana ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Hanya saja oleh pihak keluarga, meninggalnya Wayan Tarka sudah diterima sebagai musibah. "Pihak keluarga menganggap ini sebagai musibah," jelasnya. Dengan kejadian meninggalnya Wayan Tarka, sapi-sapi peliharaannya pun batal dijual. 

(NusaBali)

Related

Seputar Bali 5680769892305188909

Post a Comment

item