PM Irak Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Melawan ISIS di Mosul


PM Irak Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Melawan ISIS di Mosul

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, mengunjungi langsung Mosul untuk menyampaikan ucapan selamat kepada pasukan militer Irak atas 'kemenangan' terhadap kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria(ISIS). Mosul merupakan kota terbesar yang pernah dikuasai ISIS. 

Kunjungan ini dilakukan PM Abadi setelah pertempuran sengit untuk merebut Mosul dari ISIS berlangsung selama 9 bulan. Kekalahan ISIS di Mosul menjadi pukulan telak bagi kelompok radikal itu, yang juga kehilangan posisi di kota Raqqa, Suriah. 

PM Irak Haider al-Abadi (baju hitam) saat mengunjungi langsung MosulPM Irak Haider al-Abadi (baju hitam) saat mengunjungi langsung Mosul Foto: REUTERS/Stringer

Seperti dilansir Reuters, Senin (10/7/2017), ISIS masih menguasai beberapa wilayah di Irak, dan diprediksi akan kembali melancarkan taktik konvensional seperti pengeboman. Pertempuran untuk merebut Mosul memicu kehancuran di kota tersebut dan area sekitarnya. Ribuan warga sipil tewas dan nyaris 1 juta orang kehilangan tempat tinggal akibat pertempuran itu. 

"Panglima tertinggi militer Irak (Perdana Menteri) Haider al-Abadi tiba di kota Mosul yang terbebaskan dan mengucapkan selamat pada para petempur yang heroik dan warga Irak di sana untuk kemenangan besar," demikian pernyataan kantor PM Irak. 

Tayangan televisi setempat menunjukkan PM Abadi berkeliling Mosul dengan berjalan kaki, dengan warga setempat di sekelilingnya. Bombardir via udara dan suara baku tembak masih bisa terdengar di area dekat Kota Tua, Mosul. Area itu menjadi posisi terakhir yang dikuasai ISIS sebelum dikalahkan pasukan Irak, yang didukung koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS).



PM Abadi bertemu dengan para komandan yang memimpin pertempuran di Mosul bagian barat. Namun dia belum secara resmi memberikan pengumuman soal Mosul berhasil direbut kembali dari ISIS. Dalam pernyataannya, juru bicara PM Abadi, Saad al-Hadithi, menjelaskan bahwa deklarasi resmi baru akan disampaikan setelah sejumlah kecil militan ISIS diusir dari Mosul. 

Negara-negara anggota koalisi seperti Prancis dan Inggris, yang selama ini membantu via udara, menyambut baik kekalahan ISIS ini. "Mosul dibebaskan dari ISIS: Prancis memberikan penghormatan kepada semua pihak, yang bersama tentara kami, berkontribusi pada kemenangan ini," ucap Presiden Prancis Emmanuel Macron via Twitter.

"Saya mengucapkan selamat pada Perdana Menteri Abadi dan pasukan Irak yang telah bertempur di lapangan dengan keberanian besar melawan musuh yang brutal," ujar Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, dalam pernyataannya. 

PM Irak Haider al-Abadi saat menemui pasukan militer di MosulPM Irak Haider al-Abadi saat menemui pasukan militer di Mosul Foto: Iraqi Prime Minister Media Office/Handout via REUTERS

Sedangkan AS melalui juru bicara Dewan Keamanan Nasional, Michael Anton, menyebut pertempuran di Mosul belum selesai secara total. "Situasinya belum terselesaikan, tapi kami terus memantau," jawabnya.

(Detiknews.com)

Related

Dunia 8606215363964480946

Post a Comment

item