Alquran dan Alkitab di patung mantan presiden India dicopot



Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Pihak berwenang India mencopot kitab suci Alquran dan Alkitab dari patung mantan Presiden India Abdul Kalam setelah diprotes Partai Hindu nasionalis.

Sebagai gantinya, kitab suci Hindu Bhagawad Gita ditaruh di samping patung Abdul Kalam yang berada di Negara Bagian Tamil Nadu, seperti dilansir Eastern Eye, Selasa (1/8).

Perdana Menteri Narendra Modi pekan lalu baru saja meresmikan patung itu sebagai peringatan dua tahun meninggalnya Abdul Kalam. 

Kalam yang merupakan sosok ilmuwan sekuler dikenal sebagai ahli senjata nuklir. Dia menjadi presiden India sejak 2002 hingga 2007.

Sebagai bentuk protes, keluarga Kalam menaruh Alquran dan Alkitab di samping Bhagavad Gita di patung itu. Perbuatan itu malah memicu amarah dari Partai Hindu Makka Katchi yang kemudian melapor ke polisi.

"Pihak berwenang mencopot Alquran dan Alkitab di patung itu. Kami juga tengah menyelidiki laporan yang diterima," kata polisi Om Prakash Meena.

"Saya menghormati semua kitab suci itu. Tapi menaruhnya di tugu patung itu tanpa izin adalah salah. Langkah harus diambil supaya jangan sampai hal ini terjadi lagi," kata anggota Partai Hindu Makal Hatchi, K Prabhakaran kepada harian the Indian Express.

Sejak kejadian itu polisi juga melarang para juru foto mengambil gambar tugu itu.

Kalam terlahir sebagai anak miskin yang menjual koran untuk membantu keluarganya sambil sekolah. Karena keahliannya di bidang senjata nuklir dia dijuluki Rudal India. 

(Merdeka.com)

Related

Dunia 3365690248173224346

Post a Comment

item