Tak Ingin Tercecer, Bupati Suwirta Data Jumlah Pengungsi Ditiap Posko Pemkab Klungkung Maksimal Tangani Pengungsi

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Tidak ingin ada pengungsi yang tercecer, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta memantau sekaligus mendata jumlah pengungsi dibeberapa posko. Pemantauan dilakukan di sejumlah posko yang tersebar dibeberapa Balai Banjar di Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, Sabtu (23/9/2017).

Terkait status Gunung Agung yang berada di level IV (awas), ribuan warga asal Karangasem mengungsi ke Kabupaten Klungkung. Selain ditampung di GOR Swecapura sebagai posko utama, sejumlah pengungsi juga tinggal dibeberapa Balai Banjar di Klungkung. Seperti di Banjar Tangkas, Desa Gelgel, Banjar Lebah, Semarapura Kangin, Banjar Lekok, Desa Sampalan Klod, Lapangan Tembak Paksebali, dan beberapa Balai Banjar lainnya. Peralatan memasak dan relawan juga telah disiapkan di masing-masing Banjar tersebut. Jumlah pengungsi di beberapa lokasi ini mencapai ratusan jiwa. 

Selain mendata jumlah pengungsi, Bupati Suwirta juga mengajak para pengungsi khususnya perempuan produktif untuk bersama-sama memasak dan menyiapkan makanan bagi pengungsi lainnya. Kepada pengungsi laki-laki, Bupati menghimbau untuk tidak merokok diareal pengungsian. Selain itu, para pengungsi ini juga diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. “Ini untuk menghindari agar para pengungsi terhindar dari penyakit,” ujar Bupati Suwirta di lokasi pengungsian.

Menurut Bupati, pendataan ini untuk memastikan jumlah pengungsi yang ada di Kabupaten Klungkung. Baik itu pengungsi yang ditampung di GOR Swecapura maupun dibeberapa Balai Banjar dan pos lainnya. Hal ini untuk memudahkan dalam penyaluran logistik ataupun bantuan lainnya. “Kita tidak ingin ada data pengungsi yang tercecer,” bebernya.
Penanganan maksimal dilakukan Pemkab Klungkung untuk para pengungsi Gunung Agung. Bupati Suwirta mengerahkan semua instansi di Pemkab Klungkung untuk bersama-sama menangani para pengungsi. Dalam arahan kepada jajarannya, Bupati Suwirta meminta dinas terkait untuk mengkoordinir penanganan ini. “Untuk memudahkan koordinasi jangan mematikan Hp (Handphone),” pinta Bupati kepada jajarannya.  
Sementara dari data BPBD Klungkung sampai pukul 15.00 wita, Sabtu (23/9/2017), jumlah pengungsi di Kabupaten Klungkung mencapai 1.608 KK atau 8.525 jiwa yang tersebar di 70 titik posko pengungsian dengan posko utama di GOR Swecapura. 

(hmsklk/nom)

Related

Warta Semarapura 8931366686423721169

Post a Comment

emo-but-icon

item