'Teroris Sandera Pejabat di Bandara Ngurah Rai'


www.nusabali.com-teroris-sandera-pejabat-di-bandara-ngurah-rai

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Suasana mencekam terjadi di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung, Jumat (17/11) pagi ketika sekelompok teroris melakukan penyanderaan terhadap pejabat negara.
Kapolda: Kami Sangat Siap Menghadapi Situasi Genting
Para teroris bahkan sempat meledakkan bom yang membuat seisi bandara panik. Korban pun berjatuhan. Beberapa orang tampak berusaha untuk menyelamatkan diri, namun terjebak karena kelompok teroris terus mengancam.

Petugas dari Polda Bali pun tidak tinggal diam. Seorang anggota diutus untuk melakukan negosiasi agar kawanan teroris tersebut tidak melukai para sandera sembari mempersiapkan pasukan lainnya mengambil posisi untuk penyergapan. Sejumlah personel termasuk penembak jitu ditempatkan di titik strategis sembari menunggu perintah dari pimpinan operasi. 

Tak lama, baku tembak antara polisi dan teroris terjadi. Tiga teroris yang membawa sandera tewas sesaat sebelum masuk ke pintu pesawat. Sebaliknya, petugas yang tergabung dalam operasi termasuk para sandera berhasil diselamatkan.

Itulah sekilas ketegangan dari kegiatan simulasi penanganan terorisme yang dilaksanakan di lapangan ExecuJet, Bandara Ngurah Rai.

Simulasi pembebasan sandera disaksikan langsung Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, Gubernur Bali Mangku Pastika, para toko agama dan 20 utusan dari berbagai negara yang membidangi penanggulangan terorisme.  Simulasi ini melibatkan personel Polda Bali dan ratusan personil Aviation Security (Avsec) dan personil Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) Angkasa Pura I. 

Kapolda Irjen Petrus Golose mengaku sangat siap menghadapi situasi genting sebagaimana yang ada dalam simulasi yang berlangsung dua jam itu. Menurut dia, Bali sebagai destinasti wisata akan banyak dikunjungi oleh wisatawan di penghujung tahun dan berbagai kegiatan kenegaraan pada tahun 2018 mendatang. Untuk itu, berbagai macam persiapan sudah dilakukan oleh Polda Bali untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Bahkan, anggotanya terus meningkatkan kemampuan dari berbagai aspek serta semua unsur kepolisian seperti pasukan Anti Teror, Tim Gegana, Brimob, Sniper, Forensik, DVI, Inafis, Pemadam Kebakaran serta PMI. "Kalau pun terjadi situasi yang genting seperti ini, kita sudah siap untuk mengatasinya. Anggota kita sudah terlatih dan kemampuannya terus diasah," tegas Kapolda

Direktur Operasi Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose menambahkan, Angkasa Pura I menyambut baik digelarnya simulasi ini. Dikatakan, tahun 2018 Bali akan menjadi tuan rumah pertemuan IMF dan Bank Dunia yang akan dihadiri oleh lebih dari 17.000 delegasi. Para kepala negara dan pejabat setingkat menteri dan gubernur bank akan hadir dan semuanya datang melalui Bandara Ngurah Rai. "Latihan ini tentu sangat berguna dalam membangun koordinasi antar instansi dan sekaligus sebagai pembuktian kepada dunia bahwa kita semua siap menyambut event bertaraf internasional tersebut, baik dari sisi keamanan maupun pelayanan" ujar Wendo.

(NusaBali)

Related

Seputar Bali 1475495084207148086

Post a Comment

item