Buku, Kado Natal Terbaik Untuk si Kecil



Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Kado Natal berupa buku bacaan sudah tidak lagi jadi kebiasaan para keluarga di AS dan Inggris. Berdasarkan hasil sebuah survei yang dilakukan National Literacy Trust setelah melibatkan 32.000 anak berumur delapan sampai 18 tahun, diketahui bahwa anak-anak sekarang tak lagi minat membaca buku. Hadiah berupa buku pun jarang lagi diminta. 
Survei ini terakhir kali keluar pada 2015. Kala itu, Sekretaris Pendidikan dari National Literacy Trust, Nicky Morgan, menyatakan, satu dari lima anak bahkan belum pernah sama sekali menerima hadiah buku dari orangtuanya.
Sungguh miris melihat keadaan itu. Nicky menyayangkan fakta yang ada, karena gemar membaca di luar jam sekolah besar sekali manfaatnya. Apabila kebiasaan itu hilang, sama dengan menghilangkan kesempatan si Kecil membangun kepercayaan diri. 
Maka itu mari berikan si Kecil kado Natal berupa buku bacaan agar segala manfaatnya mereka dapatkan.

Kado Natal Seharusnya Buku

Namun, kondisi ini banyak terjadi pada anak laki-laki. Sedangkan anak perempuan, cukup banyak yang diketahui gemar membaca.
Padahal, telah banyak bukti yang menunjukkan, anak-anak yang mampu mengembangkan keterampilan membaca sejak dini, kemungkinan untuk berhasil di sekolah sangat besar. Mereka dengan mudah meraih nilai-nilai yang baik, yang membuat mereka berhasil di dunia kerja.
"Saya harap anak-anak di seluruh negeri memiliki minat membuka buku di sukacita Natal kali ini," kata sekretaris pendidikan Nicky Morgan seperti dikutip dari situs Times of India, Sabtu, 25 Desember 2017.
Menurutnya, menumbuhkan minat baca pada anak adalah tugas besar yang harus diemban orang tua dan pemerintah.
Direktur National Literacy Trust, Jonathan Douglas mengatakan, "Semakin sering anak membaca, semakin baik pula tulisannya, serta keterampilan dan mendengarkan juga akan semakin baik." 

(Liputan6)

Related

Info Unik 2678122352504130984

Post a Comment

item