Bupati Suwirta Resmikan Gedung Gema Santi dan Alat Operasi Laparoscopy

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Komitmen Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk menjadikan RSUD Klungkung menjadi rumah sakit rujukan bali timur tidak pernah surut. Hal tersebut terungkap saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta, Sekda Kabupaten Klungkung, Gede Putu Winastra, Direktur RSUD Klungkung, dr.Nyoman Kesuma meresmikan gedung gema santi dan alat operasi laparoscopy. Peresmian gedung gema santi tersebut serangkaian dengan HUT ke-6 Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Klungkung.

Seiring dengan diresmikannya gedung gema santi dan alat operasi laparoscopy, Bupati Suwirta meminta agar SDM di RSUD Klungkung lebih meningkatkan kualitas agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pihaknya berkomitmen menjadi garda terdepan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan rumah sakit dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bupati suwirta juga berharap RSUD Klungkung untuk terus berinovasi dan melengkapi kekurangan yang ada agar siap menjadi rumah sakit rujukan Bali timur.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat klungkung melalui program Universal Health Coverage (UHC) Bupati asal nusa ceningan ini juga menyampaikan mulai tanggal 1 November 2017  seluruh masyarakat Kabupaten Klungkung dijamin dan dijadikan peserta JKN-KIS dengan anggaran 2,9 milyar lebih. Bupati Suwirta juga menambahkan, selain untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat klungkung, program UHC juga mampu memberikan peningkatan PAD yaitu pendapatan kapitasi. Untuk itu pihaknya berharap kepada para dokter yang bertugas baik di RSUD Klungkung dan Swasta untuk bisa mengambil klaim-klaim BPJS yang ada. “jangan dibuang keluar daerah, kalau kurang alat khususnya di RSUD Kabupaten Klungkung mari kita duduk bersama untuk bisa melengkapinya,” imbuh Bupati Suwirta.

Sementara itu Direktur RSUD Klungkung, dr.Nyoman Kesuma mengatakan pada momentum HUT ke-6 BLUD RSUD Klungkung diadakan peresmian gedung gema santi yang nantinya dimanfaatkan untuk ruang CSSD, ruang Ponek, Ruang Pernatologi (penanganan bayi lahir bermasalah) dan alat operasi laparoscopy atau bedah teropong.

(hmsklk) 

Related

Warta Semarapura 5196635694605066814

Post a Comment

item